Panen Raya Jagung Serentak Bondowoso: Bukti Nyata Dukungan untuk Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya Kabupaten Bondowoso untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang digagas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai puncaknya pada Sabtu, 27 September 2025.

Bertempat di Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, digelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang dihadiri langsung Wakil Bupati Bondowoso, H. As’ad Yahya Syafi’i, bersama Kepala Dinas Pertanian setempat.

Kegiatan ini tidak hanya menegaskan peran pemerintah daerah, tetapi juga memperlihatkan soliditas lintas sektor.

Hadir pula Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, bersama jajaran TNI, BRIMOB, Bulog, hingga KODIM 0822 Bondowoso.

Sinergi tersebut menunjukkan keseriusan berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu sumber pangan utama.

Panen Raya di Bondowoso merupakan bagian dari rangkaian acara nasional yang dipusatkan di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Baca Juga :  FESyar SAMARA 2025 Bondowoso: Bukti Nyata Sinergi Ekonomi Syariah untuk Pertumbuhan Daerah

Melalui jaringan daring, kegiatan di Bondowoso berjalan serentak dengan daerah lain di seluruh Indonesia.

Partisipasi ini sekaligus memperkuat posisi Bondowoso sebagai pilar penting dalam rantai ketahanan pangan nasional.

Momentum panen ini juga menjadi bukti keberhasilan petani dalam mengelola lahan dan menjawab tantangan pertanian sepanjang tahun.

Tidak hanya di Desa Tangsil Kulon, lokasi panen juga dilakukan di titik-titik potensial lain yang telah dipersiapkan sejak awal tahun 2025.

Setelah prosesi panen dilakukan secara simbolis, acara dilanjutkan dengan pelepasan distribusi hasil panen jagung Kuartal III.

Wakil Bupati bersama Kapolres Bondowoso melepas secara resmi pengiriman hasil panen tersebut.

Langkah distribusi ini memiliki peran vital karena memastikan stok jagung dapat segera dimanfaatkan, baik untuk kebutuhan lokal maupun memperkuat pasokan pangan ke daerah lain.

Baca Juga :  Sinergi Polsek Pilangkenceng dan Perhutani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Distribusi yang cepat dan tepat menjadi strategi utama agar hasil panen tidak menumpuk, tetap terjaga kualitasnya, dan bisa segera masuk ke rantai pasokan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bondowoso menyampaikan bahwa partisipasi daerahnya dalam Panen Raya Jagung Serentak 2025 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah bersama stakeholder lain dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan petani menjadi kunci keberhasilan program ini.

Harapannya, hasil panen tidak hanya mendukung pasokan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani Bondowoso.

Sementara itu, Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan.

Baca Juga :  Pengembangan Padi Organik di Probolinggo: Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan

Polri berkomitmen mengawal dari proses penanaman, panen, hingga distribusi agar stok jagung tetap aman dan harga di pasaran stabil.

Dengan terlaksananya panen raya ini, Bondowoso berhasil meneguhkan diri sebagai daerah yang siap berkontribusi penuh pada program ketahanan pangan nasional.

Dukungan nyata dari pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi pertanian, hingga petani menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan aksi kolektif yang dijalankan secara konsisten.

Panen Raya Jagung Serentak 2025 di Bondowoso tidak hanya menambah cadangan pangan nasional, tetapi juga menjadi simbol kemandirian daerah dalam mendukung kedaulatan pangan Indonesia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru