BPS Jember Ajak Masyarakat Dukung Data Akurat untuk Perencanaan Pembangunan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Momentum Hari Statistik Nasional yang diperingati setiap 26 September dimanfaatkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jember untuk mengajak seluruh masyarakat lebih peduli pada pentingnya data.

Kepala BPS Jember, Tri Erwandi, saat berbincang dalam program Halo RRI pada Jumat (26/9/2025), menegaskan bahwa kualitas data statistik menjadi kunci utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Ia menyampaikan bahwa statistik bukan hanya sekadar angka, melainkan potret nyata kondisi sosial dan ekonomi daerah.

Data tersebut meliputi banyak aspek, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, angka kemiskinan, hingga indeks pembangunan manusia (IPM).

Oleh sebab itu, ia berharap setiap masyarakat serta pemangku kepentingan dapat memberikan informasi yang sesuai kenyataan saat petugas BPS melakukan survei lapangan.

Baca Juga :  Program Mlijo Cinta Antar Ning Ghyta Raih Penghargaan Puspa Bangsa 2025: Bentuk Nyata Pemberdayaan Perempuan Jember

Menurutnya, data yang baik tidak selalu berarti hasilnya positif, tetapi harus mencerminkan kondisi sebenarnya.

Dengan begitu, permasalahan yang ada bisa terlihat jelas sehingga solusi yang tepat dapat dirumuskan.

Tri mencontohkan kondisi Jember pada tahun 2022, di mana tingkat inflasi tercatat mencapai 7,39 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi yang hanya 4 persen.

Menurutnya, data ini menjadi gambaran penting tentang ketidakseimbangan yang terjadi di lapangan.

“Dari informasi itulah kita bisa mengetahui penyebab masalah dan mencari solusi yang tepat,” jelasnya. Ia menambahkan, kondisi inflasi di Jember saat ini sudah jauh lebih baik dengan catatan 2,03 persen pada Agustus 2025.

Selain inflasi, angka kemiskinan juga menjadi sorotan. Berdasarkan data terbaru, persentase penduduk miskin di Jember mencapai 8,67 persen atau sekitar 216 ribu jiwa.

Baca Juga :  Agar Lolos Bantuan Sosial 2025: Pastikan Data NIK Valid dan Hindari Situs Palsu

Meski terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah tersebut tetap menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah maupun masyarakat secara keseluruhan.

Untuk memperkuat perencanaan pembangunan, BPS Jember telah membuka akses data secara gratis melalui laman resmi jemberkab.bps.go.id.

Data ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, akademisi, hingga masyarakat umum yang membutuhkan referensi akurat.

Tri menegaskan bahwa program pembangunan harus berbasis data agar hasilnya dapat tepat sasaran.

Tanpa dukungan data yang valid, tujuan pembangunan sulit tercapai. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses pengumpulan data dengan memberikan jawaban jujur dan apa adanya.

Dalam momentum Hari Statistik Nasional tahun ini, BPS Jember kembali menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menghadirkan data berkualitas.

Baca Juga :  Stabilitas Harga Cabai di Pasar Induk Pare Kediri di Tengah Peningkatan Pasokan

Data yang valid diyakini dapat memperkuat fondasi pembangunan daerah sekaligus memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Tri Erwandi menutup ajakan tersebut dengan harapan, data yang terkumpul bukan hanya menjadi catatan angka,

melainkan pijakan nyata untuk menciptakan kebijakan publik yang adil, tepat sasaran, dan berdampak positif bagi masyarakat Jember serta bangsa Indonesia secara keseluruhan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru