OJK Malang Perkuat Sinergi Komunikasi Publik Lewat Studi Banding ke OJK Sulselbar

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam upaya memperkuat sinergi antar-kantor wilayah dan meningkatkan efektivitas komunikasi publik,

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang melakukan kunjungan kerja dan studi banding ke OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) di Makassar pada Rabu, 12 November 2025.

Kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada pertukaran informasi terkait pelaksanaan program kerja,

tetapi juga menjadi ajang pembelajaran tentang pengembangan program asuransi untuk nelayan yang telah lebih dulu dijalankan di wilayah kerja OJK Makassar.

Kepala OJK Malang, Farid Falatehan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali pengalaman dari OJK Sulselbar dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis sektor keuangan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antarwilayah agar inisiatif yang bermanfaat dapat direplikasi di berbagai daerah.

Farid menjelaskan bahwa pihaknya ingin mempelajari secara langsung praktik baik yang dilakukan oleh OJK Makassar, terutama dalam hal penguatan sektor asuransi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Tips Menemukan Unique Selling Proposition (USP) UMKM agar Bisnis Lebih Unggul

Menurutnya, model yang diterapkan di Sulselbar bisa menjadi inspirasi dalam pengembangan kebijakan serupa di wilayah kerja OJK Malang, seperti di Pasuruan dan sekitarnya.

Selain fokus pada pembelajaran program ekonomi, Farid juga menyoroti pentingnya komunikasi publik yang efektif.

Ia menyebut bahwa OJK Malang termasuk salah satu kantor dengan aktivitas komunikasi paling tinggi, baik melalui media massa maupun media sosial.

Farid menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin mengeluarkan siaran pers dan konten edukatif, sehingga informasi mengenai kebijakan dan program keuangan dapat tersampaikan secara jelas kepada masyarakat.

Ia menambahkan bahwa akun Instagram OJK Malang kini telah memiliki 23 ribu pengikut, menduduki posisi kedua setelah OJK Jawa Barat dengan 26 ribu pengikut.

Baca Juga :  USIDP Resmi Digelar di Jawa Timur: Langkah Strategis Tingkatkan Kapasitas Peternak Sapi Perah

Kegiatan komunikasi ini, menurut Farid, menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan masyarakat sekaligus menjaga transparansi lembaga di mata publik.

Menariknya, OJK Malang juga menjadi salah satu kantor yang paling banyak diminati oleh mahasiswa untuk magang.

Tidak hanya dari wilayah Jawa Timur, tetapi juga dari daerah lain seperti Yogyakarta dan Jakarta.

Farid menilai tingginya minat ini merupakan indikator bahwa OJK Malang telah membangun citra positif dan terbuka terhadap dunia akademik.

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Arif Machfoed, Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sulselbar.

Dalam kesempatan itu, Arif menjelaskan bahwa OJK Sulselbar tercatat dalam 4.921 pemberitaan media sepanjang tahun 2025 — sebuah capaian yang mencerminkan tingginya aktivitas komunikasi publik lembaga tersebut.

Baca Juga :  Distribusi BBM di Jember Kembali Normal, Khofifah Pastikan Pasokan Energi Aman

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memperluas jangkauan literasi keuangan dan edukasi publik, terutama di wilayah-wilayah dengan akses informasi terbatas.

Kegiatan studi banding ini diakhiri dengan diskusi interaktif bersama insan media lokal, yang membahas strategi penyebaran informasi keuangan yang efektif dan menarik bagi masyarakat.

Baik OJK Malang maupun OJK Sulselbar sepakat untuk meningkatkan kolaborasi dalam bidang komunikasi publik, terutama dalam penyusunan siaran pers, pelatihan jurnalisme ekonomi, dan penyelenggaraan literasi keuangan terpadu.

Melalui kolaborasi tersebut, kedua lembaga berharap pesan literasi keuangan dan perlindungan konsumen dapat menjangkau masyarakat lebih luas, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan di Indonesia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru