Jombang Pertahankan Zero Case PMK 2025 dengan Vaksinasi Hampir 100 Persen

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dinas Peternakan Kabupaten Jombang kembali menegaskan komitmennya menjaga wilayah tetap bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Status zero case yang telah dipertahankan sejak akhir Maret 2025 menjadi bukti bahwa langkah pencegahan di tingkat daerah berjalan efektif.

Untuk memastikan capaian tersebut bertahan dalam jangka panjang, pemerintah daerah terus mengintensifkan program vaksinasi massal sebagai benteng utama perlindungan ternak.

Hingga akhir November 2025, realisasi vaksinasi PMK di Kabupaten Jombang menunjukkan angka yang sangat menggembirakan.

Dari total 74.775 dosis yang dialokasikan, sebanyak 74.430 dosis telah disuntikkan kepada ternak—setara dengan capaian 99,54 persen.

Angka ini menunjukkan respons positif dari peternak serta kerja keras tenaga kesehatan hewan yang terus turun ke lapangan untuk mempercepat distribusi vaksin.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa Jombang, Pemerintah Dorong Kemandirian dan Profesionalisme

Kepala Dinas Peternakan Jombang, Mochamad Saleh, menegaskan bahwa vaksinasi merupakan langkah strategis bagi perlindungan populasi ternak.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfungsi sebagai pencegah penyebaran penyakit, tetapi juga bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor peternakan.

Keberhasilan vaksinasi massal dipandang sebagai fondasi kuat untuk menekan risiko munculnya kasus PMK baru, terutama ketika potensi wabah pada awal tahun kerap menjadi kekhawatiran.

Ia meyakini bahwa capaian hampir sempurna tersebut menjadi modal penting menghadapi tahun 2026.

Dengan perlindungan imunisasi yang merata, risiko kemunculan kembali PMK pada awal tahun mendatang dapat ditekan semaksimal mungkin.

Optimisme ini muncul dari pengalaman tahun sebelumnya, di mana kurangnya perlindungan menjadi pemicu penyebaran penyakit yang cepat. Kini, Jombang dinilai jauh lebih siap dan responsif.

Baca Juga :  Jelang Maulid Nabi 2025, Harga Bahan Pokok di Jombang Melonjak dan Bikin Warga Resah

Saleh menambahkan bahwa kesuksesan program vaksinasi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada dukungan penuh peternak yang aktif menjaga kondisi ternaknya.

Komunikasi antara peternak dan tenaga kesehatan hewan berjalan dengan baik, sehingga proses vaksinasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting untuk memastikan bahwa seluruh ternak yang berisiko mendapatkan perlindungan yang sama.

Selain fokus pada vaksinasi, Dinas Peternakan terus mengimbau peternak agar tidak mengabaikan perawatan rutin.

Kebersihan kandang harus dijaga setiap hari untuk mencegah perkembangan bakteri dan virus.

Pakan berkualitas juga perlu diberikan agar daya tahan tubuh ternak meningkat. Suplemen tambahan disarankan bagi hewan yang sedang dalam masa pemulihan atau membutuhkan nutrisi ekstra.

Baca Juga :  Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Jika ditemukan perubahan perilaku atau gejala klinis mencurigakan, peternak diminta segera berkonsultasi dengan Puskeswan agar tindakan medis dapat dilakukan sejak dini.

Dengan berbagai langkah pencegahan yang dijalankan secara berlapis, Pemerintah Kabupaten Jombang menargetkan populasi ternak yang berjumlah lebih dari 52 ribu ekor tetap sehat, produktif, dan aman dari ancaman PMK.

Upaya ini sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah, mengingat sektor peternakan menjadi salah satu pilar penting bagi kesejahteraan masyarakat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru