UMKMJATIM.COM – PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian daerah melalui pengelolaan serta peningkatan layanan Jalan Tol Ngawi–Kertosono.
Keberadaan ruas tol ini dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan Madiun dan daerah sekitarnya.
Dengan tersedianya infrastruktur jalan tol yang andal, masyarakat dan wisatawan kini dapat menjangkau berbagai destinasi unggulan dengan waktu tempuh yang lebih singkat, perjalanan yang lebih aman, serta kenyamanan yang lebih baik.
Akses yang semakin mudah ini berdampak langsung pada meningkatnya minat wisatawan untuk berkunjung ke wilayah Madiun, Magetan, dan Ponorogo.
Sejumlah destinasi wisata tercatat mengalami peningkatan kunjungan sejak beroperasinya Jalan Tol Ngawi–Kertosono.
Beberapa lokasi yang menjadi favorit wisatawan antara lain Pahlawan Street Center di Kota Madiun, Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan, serta Telaga Ngebel di Kabupaten Ponorogo.
Ketiga destinasi tersebut menawarkan daya tarik yang berbeda, mulai dari wisata perkotaan yang modern hingga keindahan alam yang menenangkan.
Perpaduan antara kemudahan akses dan keberagaman destinasi menjadikan kawasan ini semakin diminati sebagai tujuan liburan keluarga maupun wisata singkat.
Keberadaan tol juga memberi keuntungan bagi wisatawan dari luar daerah yang ingin menikmati beberapa destinasi dalam satu perjalanan tanpa harus menghabiskan banyak waktu di jalan.
Tidak hanya sektor pariwisata yang merasakan manfaat, kehadiran Tol Ngawi–Kertosono juga memberikan dampak positif bagi perkembangan kuliner dan UMKM lokal.
Produk-produk khas daerah kini semakin mudah dijangkau oleh pengguna jalan tol yang keluar melalui gerbang tol di sekitar Madiun dan wilayah sekitarnya.
Kuliner seperti pecel Madiun dan brem, serta aneka oleh-oleh khas seperti bluder, menjadi pilihan utama bagi para pelintas tol.
Kemudahan distribusi ini turut membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Produk lokal tidak lagi hanya mengandalkan pasar setempat, tetapi mulai dikenal oleh wisatawan dari berbagai daerah yang melintas di jalur tol tersebut.
Hal ini berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.
Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menilai bahwa ruas Tol Ngawi–Kertosono memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas industri dan distribusi logistik antarwilayah.
Ia menjelaskan bahwa konektivitas yang semakin baik mampu memperlancar arus barang dan mobilitas tenaga kerja, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Arie menegaskan bahwa PT JNK terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.
Optimalisasi operasional ruas tol dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengacu pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimum.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan tetap terjaga.
Melalui pengelolaan yang profesional dan peningkatan layanan secara konsisten, Jalan Tol Ngawi–Kertosono diharapkan terus menjadi penggerak utama pertumbuhan pariwisata, UMKM, serta aktivitas ekonomi di Jawa Timur bagian barat dan sekitarnya.***











