Wujud Kepedulian Polri, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Desa Ketandan Tanam Padi untuk Ketahanan Pangan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 27 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa,

Bhabinkamtibmas Desa Ketandan, Polsek Dagangan, AIPDA John Propal, turut hadir dalam kegiatan penanaman benih padi di Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun pada Senin, 26 Mei 2025.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Kehadiran Aipda Propal dalam kegiatan ini bukan hanya sebatas simbolis.

Ia secara langsung memberikan semangat dan dukungan moral kepada para petani yang terlibat dalam proses tanam padi.

Tak hanya itu, ia juga ikut serta memastikan bahwa para petani memperoleh bimbingan dan pendampingan terkait teknik budidaya padi yang baik dan benar, guna mendukung peningkatan hasil panen.

Baca Juga :  Pemkab Sidoarjo Gencarkan Edukasi Keamanan Pangan Segar Demi Lindungi Konsumen

Dalam keterangannya, Aipda John Propal menegaskan bahwa keberadaan aparat kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk pertanian.

Ia menyebutkan pula bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu aspek fundamental dalam menjamin kesejahteraan masyarakat desa.

Aipda Propal juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan, terutama kegiatan yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.

Dengan adanya keterlibatan langsung seperti ini, diharapkan masyarakat merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk terus berinovasi serta meningkatkan produktivitas di bidang pertanian.

Ia mengungkapkan harapannya agar para petani di Desa Ketandan semakin bersemangat untuk mengembangkan sektor pertanian.

Baca Juga :  5 Penyebab Utama Dana PIP Gagal Dicairkan pada 2025 Menurut Kemendikbudristek

Menurutnya, dengan semangat gotong royong serta kolaborasi antara petani dan aparat desa, maka target untuk meningkatkan produksi pangan lokal akan lebih mudah dicapai.

Terlebih lagi, sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat desa.

Kegiatan tanam padi di Desa Ketandan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Dagangan.

Dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, ketahanan pangan lokal menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Aipda John Propal berharap ke depan semakin banyak pihak yang turut serta dalam mendukung aktivitas petani.

Ia meyakini bahwa kolaborasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan akan menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan, baik dalam hal peningkatan hasil produksi maupun kesejahteraan warga.

Baca Juga :  Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Rakyat, Pemkot Malang Dorong Penguatan dan Pengawasan Ketat

Dukungan ini diberikan oleh Bhabinkamtibmas dalam rangka menunjukkan bahwa polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi lebih dari itu juga sebagai penggerak pembangunan dan mitra strategis masyarakat desa.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata dari implementasi Polri yang humanis dan dekat dengan rakyat, serta mendukung penuh program-program ketahanan pangan nasional.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang erat, diharapkan hasil panen yang akan datang bisa melimpah dan memberi manfaat besar bagi seluruh masyarakat Desa Ketandan.

Ini sekaligus menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian pangan dan peningkatan taraf hidup petani lokal.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru