Panen Raya Jagung Hibrida di Sumenep: Langkah Menuju Swasembada Pangan Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 14 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menghadiri acara panen raya jagung di Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep.

Panen ini dilaksanakan di lahan seluas 0,25 hektar yang dikelola oleh kelompok tani Al Irsyad dengan menggunakan varietas jagung hibrida.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Wakapolres, Forpimka Guluk-Guluk, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam upaya mendorong produktivitas pertanian di Sumenep.

Letkol Inf Yoyok Wahyudi menyatakan bahwa panen raya ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Kodim 0827/Sumenep Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Lele Terpadu Berbasis Lokal

Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mewujudkan Sumenep sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Sumenep menargetkan luas tanam jagung mencapai 937 hektar.

Untuk mencapai target tersebut, dukungan dan peran aktif petani menjadi kunci utama.

Oleh karena itu, sosialisasi, edukasi, dan pendampingan yang berkelanjutan kepada petani sangat diperlukan.

Letkol Yoyok menekankan pentingnya pemahaman teknik pertanian yang efisien agar hasil produksi jagung di Sumenep bisa meningkat.

Ia berharap dengan penerapan metode pertanian yang lebih baik, target produksi jagung dapat segera tercapai dan hasil panen dari Sumenep mampu bersaing di pasar luar daerah.

Baca Juga :  Novela Catering: Surga Kue Kering UMKM Sumenep yang Cocok untuk Stok Harian dan Bingkisan Spesial

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada aparatur kewilayahan, seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang telah bekerja keras dalam mendampingi para petani di lapangan.

Kehadiran mereka dianggap sangat membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian.

Pada kesempatan yang sama, acara tersebut juga diisi dengan kegiatan pelepasan hilirisasi jagung dari Sumenep ke PT. Charoen Pokphand Indonesia.

Pelepasan ini dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pasar komoditas jagung lokal.

Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pertanian di Sumenep, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dengan target yang jelas dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Sumenep berpotensi menjadi pusat produksi jagung yang dapat memenuhi kebutuhan pasar dalam maupun luar daerah.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Klumutan Tinjau Perkarangan Gizi Warga

Dalam konteks ini, Letkol Inf Yoyok Wahyudi menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah, TNI, Polri, serta para petani menjadi fondasi penting dalam mencapai swasembada pangan.

Ia optimis bahwa dengan sinergi yang baik, visi menjadikan Sumenep sebagai lumbung pangan nasional dapat terwujud dalam waktu dekat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Desa Kesulitan Sediakan Lahan untuk Gerai KDKMP: Dinkop UM Jombang Ungkap Kendala di Lapangan
Bupati Sampang Tegaskan Pengelolaan Dana Desa Harus Tepat Sasaran demi Kemajuan Daerah
Target Pertumbuhan Ekonomi Sampang 2025 Terancam Melambat, Ini Faktor Penghambat Utamanya
Pentingnya Update Data Bansos 2025: Daftar Program yang Wajib Diperbarui Agar Tetap Terdaftar
Panduan Lengkap Memahami Simulasi Pinjaman UMKM ke Bank: Nominal, Tenor, dan Perhitungan Cicilan
Hindari Kesalahan Fatal Ini agar Lolos SKB CPNS 2025
Penyebab Pengajuan KUR BRI Ditolak: Kenali Faktor Risiko dan Cara Mencegahnya
Penyebab Nama Tidak Masuk Daftar Penerima BLT Kesra: Kenali Faktor dan Solusinya

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 20:38 WIB

Desa Kesulitan Sediakan Lahan untuk Gerai KDKMP: Dinkop UM Jombang Ungkap Kendala di Lapangan

Sunday, 30 November 2025 - 19:55 WIB

Bupati Sampang Tegaskan Pengelolaan Dana Desa Harus Tepat Sasaran demi Kemajuan Daerah

Sunday, 30 November 2025 - 19:21 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi Sampang 2025 Terancam Melambat, Ini Faktor Penghambat Utamanya

Sunday, 30 November 2025 - 16:00 WIB

Pentingnya Update Data Bansos 2025: Daftar Program yang Wajib Diperbarui Agar Tetap Terdaftar

Sunday, 30 November 2025 - 14:00 WIB

Panduan Lengkap Memahami Simulasi Pinjaman UMKM ke Bank: Nominal, Tenor, dan Perhitungan Cicilan

Berita Terbaru