UMKMJATIM.COM – Sebagai upaya mengatasi kepadatan kendaraan di pusat Kota Batu selama libur panjang, pemerintah setempat akan mengoperasikan layanan shuttle bus lower deck secara gratis bagi wisatawan.
Layanan ini dijadwalkan beroperasi pada 2 hingga 7 April 2025, dengan harapan dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang memasuki kawasan wisata utama.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan strategi untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan yang diprediksi akan memasuki Kota Batu dalam periode liburan.
Berdasarkan estimasi yang dilakukan, setiap hari antara 21 Maret hingga 6 April 2025, Kota Batu diperkirakan akan menerima sekitar 7.000 hingga 12.000 unit kendaraan.
Sebagai langkah preventif, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna mengurangi risiko kemacetan.
Salah satu solusi yang diterapkan adalah dengan menghadirkan layanan shuttle gratis menggunakan bus lower deck.
Melalui kebijakan ini, wisatawan diharapkan bisa lebih nyaman dalam menikmati perjalanan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi, yang sering kali menjadi penyebab utama kepadatan lalu lintas di pusat kota.
Bus lower deck yang akan dioperasikan memiliki kapasitas sekitar 35 penumpang, terdiri dari 20 tempat duduk dan 15 tempat berdiri.
Dengan jumlah ini, layanan shuttle diproyeksikan dapat menampung wisatawan dalam jumlah besar, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
Pemerintah juga telah menentukan checkpoint strategis untuk lokasi pemberhentian dan penjemputan bus, yang akan menghubungkan wisatawan ke beberapa destinasi utama di Kota Batu.
Dengan skema ini, diharapkan kendaraan pribadi yang memasuki pusat kota dapat berkurang secara signifikan, terutama di jalur menuju tempat wisata yang selama ini sering mengalami kemacetan parah.
Kapolres Batu juga mengungkapkan bahwa apabila program ini terbukti efektif, tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah bus lower deck yang dioperasikan akan ditambah di masa mendatang.
Menurutnya, semakin banyak armada shuttle yang tersedia, maka dampaknya terhadap pengurangan kemacetan akan semakin besar.
Namun, keputusan tersebut akan diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh mengenai efektivitas program ini selama masa uji coba.
Untuk memastikan kelancaran operasional shuttle, pihak kepolisian bekerja sama dengan dinas terkait akan melakukan pemantauan secara berkala.
Evaluasi akan terus dilakukan selama periode uji coba berlangsung, guna menilai dampak kebijakan ini terhadap kelancaran lalu lintas di Kota Batu.
Dengan adanya layanan shuttle bus lower deck ini, diharapkan para wisatawan dapat lebih nyaman menikmati liburan mereka tanpa harus khawatir dengan kemacetan.
Selain itu, inisiatif ini juga menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien bagi sektor pariwisata di Kota Batu.***