Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kg, Khofifah Wanti-Wanti Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 27 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga cabai di Jatim sempat tembus Rp90 ribu/kg. Khofifah peringatkan potensi inflasi dan minta pengendalian harga jelang Ramadan.

Harga cabai di Jatim sempat tembus Rp90 ribu/kg. Khofifah peringatkan potensi inflasi dan minta pengendalian harga jelang Ramadan.

Lonjakan harga cabai di Jawa Timur yang sempat menembus Rp90 ribu per kilogram menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengingatkan seluruh pihak untuk mewaspadai dampaknya terhadap inflasi, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

Kenaikan harga cabai menjadi salah satu indikator penting dalam pengendalian inflasi daerah karena komoditas ini memiliki kontribusi besar terhadap pergerakan indeks harga konsumen. Cabai termasuk bahan pangan yang fluktuatif dan sensitif terhadap pasokan serta kondisi cuaca.

Khofifah menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap kenaikan harga komoditas tersebut. Ia menyampaikan, “Kami harus mewaspadai potensi inflasi karena harga cabai sempat menyentuh Rp90 ribu per kilogram.”

Menurutnya, lonjakan harga cabai harus segera diantisipasi melalui koordinasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Mengapa Dana PIP Belum Cair Meski Rekening Sudah Aktif? Ini Penjelasan Lengkapnya

Cabai Jadi Penyumbang Inflasi Signifikan

Harga cabai dikenal sebagai salah satu komoditas penyumbang inflasi terbesar di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur. Ketika harga cabai melonjak, dampaknya langsung terasa pada tingkat inflasi, terutama di sektor bahan makanan.

Data sebelumnya juga menunjukkan bahwa cabai rawit menjadi salah satu komoditas dominan penyumbang inflasi di daerah karena kenaikan harga dan terbatasnya pasokan dari petani.

Khofifah menegaskan bahwa stabilisasi harga menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Kami terus melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi, termasuk memastikan distribusi dan pasokan bahan pangan berjalan lancar,” ujarnya.

Pemprov Perkuat Koordinasi Pengendalian Harga

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan stabilitas harga pangan, terutama menjelang momen besar seperti Ramadan dan Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam di Surabaya Hari Ini Stabil: Daftar Lengkap untuk Berbagai Ukuran

Langkah pengendalian dilakukan melalui pemantauan harga secara rutin, penguatan distribusi, serta koordinasi dengan daerah penghasil komoditas.

Selain itu, pemerintah juga mendorong upaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan agar harga tidak melonjak terlalu tinggi.

Stabilitas Harga Jadi Kunci Jaga Daya Beli Masyarakat

Kenaikan harga cabai hingga Rp90 ribu per kilogram menjadi peringatan penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem pengendalian inflasi. Stabilitas harga pangan menjadi faktor utama dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Dengan langkah antisipatif dan koordinasi intensif, pemerintah berharap harga cabai dan komoditas pangan lainnya dapat tetap terkendali sehingga tidak memicu inflasi yang lebih tinggi di Jawa Timur.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru