UMKMJATIM.COM – Pasar Rakyat Rongtengah di Kabupaten Sampang kini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat lokal maupun para pemudik yang tengah berburu sarapan pagi.
Terletak hanya sekitar 200 meter di selatan rumah dinas Wakil Bupati Sampang dan persis di sisi barat Jalan Trunojoyo,
pasar ini menawarkan kenyamanan dan kemudahan akses, apalagi setelah proses revitalisasi yang pernah dilakukan sebelumnya.
Sejak hari kedua Lebaran, jumlah kunjungan ke pasar ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Menurut keterangan dari salah satu petugas pasar, Ibnu Solah, peningkatan pengunjung mulai terasa sejak H+1 Idul Fitri, di mana suasana pasar menjadi sangat ramai dan dipenuhi pembeli.
Ia menyebut bahwa situasi ini berbeda dari hari-hari biasa, dan antusiasme masyarakat tampak sangat tinggi.
Bagi yang ingin menikmati sarapan, pasar ini bisa dikunjungi sejak dini hari. Area penjualan nasi dan jajanan mulai beroperasi pukul 5 pagi.
Namun karena tingginya minat, terutama di masa arus balik Lebaran, banyak menu nasi yang sudah ludes bahkan sebelum pukul 7 pagi.
Biasanya, stok habis sekitar pukul 8 pagi, namun musim mudik membuat waktu habisnya semakin cepat.
Salah satu pengunjung yang berasal dari Kelurahan Gunongsekar, Fatmawati, mengungkapkan kekecewaannya karena tidak kebagian nasi rames kesukaannya.
Ia merasa terkejut karena stok sudah habis padahal ia datang pagi-pagi.
Meski demikian, ia tetap bersyukur karena masih banyak pilihan menu nasi lainnya di pasar tersebut.
Pasar Rakyat Rongtengah memang dikenal dengan ragam menu sarapan khas Indonesia yang menggugah selera.
Beberapa pilihan yang tersedia di antaranya adalah nasi jagung, nasi pecel, nasi kuning, urap-urap, hingga nasi rames.
Aneka lauk yang bisa dipilih pun cukup variatif, mulai dari ayam berbumbu, daging, ikan, telur, sambal goreng tempe kering, dan lain sebagainya.
Harga yang ditawarkan juga menjadi daya tarik tersendiri. Semua jenis menu nasi dijual dengan harga Rp10.000 saja.
Salah seorang pedagang nasi kuning mengungkapkan bahwa dirinya sengaja tidak menaikkan harga meski permintaan meningkat.
Ia menjelaskan bahwa harga tersebut sudah cukup menguntungkan dan memberikan kepuasan bagi pelanggan.
Menurutnya, porsi yang ia jual bisa saja dihargai Rp12.000 di tempat lain, namun ia lebih memilih mempertahankan harga Rp10.000 demi menjaga loyalitas pembeli.
Tidak hanya nasi, pasar ini juga dikenal sebagai tempat berburu jajanan basah yang terkenal murah dan lezat.
Beragam kue tradisional bisa ditemukan dengan harga terjangkau, menjadikan Pasar Rakyat Rongtengah pilihan ideal untuk sarapan lengkap tanpa menguras kantong.
Dengan suasana yang ramai, menu yang menggoda, dan harga yang bersahabat, tidak heran jika pasar ini menjadi primadona di tengah momen mudik dan libur Lebaran.
Kombinasi antara tradisi kuliner lokal dan keramahan penjual membuat pasar ini selalu dirindukan, bukan hanya oleh warga sekitar, tetapi juga oleh mereka yang datang dari luar kota.***