Bulog Jatim Sumbang 23 Persen Stok Nasional: Penyerapan Gabah Tertinggi dalam 10 Tahun

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 14 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur mencatatkan kinerja luar biasa dalam pengadaan gabah dan beras tahun 2025.

Hingga pertengahan Juni, realisasi penyerapan telah melampaui target tahunan, menjadikan Jawa Timur sebagai kontributor terbesar secara nasional dalam upaya menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Langgeng Wisnu, pemimpin Wilayah Bulog Jatim, menjelaskan bahwa hingga 13 Juni 2025, jumlah total serapan gabah dan beras dari petani sudah mencapai 580 ribu ton setara beras.

Angka ini bukan hanya memenuhi target yang ditetapkan sebesar 579 ribu ton, tetapi juga melebihinya.

Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan kontribusi tertinggi secara nasional, yakni sebesar 23 persen dari total pengadaan nasional yang telah menembus angka 2,5 juta ton.

Baca Juga :  Sumenep Gelar Penanaman Jagung Serentak 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Dalam rapat kerja bersama Komisi B DPRD Jawa Timur dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Langgeng menyebut bahwa pencapaian ini merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Jika dibandingkan dengan tahun 2024, peningkatannya sangat signifikan, bahkan mencapai 600 persen.

Ia juga memperkirakan bahwa angka ini akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Menurut dirinya, keberhasilan ini, tidak lepas dari kerja sama lintas sektoral yang kompak.

Mulai dari petani, penggilingan padi, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, pemerintah daerah, hingga aparat keamanan seperti TNI dan Polri.

Langgeng juga menyoroti peran aktif Tim Jemput Gabah BULOG yang turun secara langsung ke lapangan untuk menyerap hasil panen para petani.

Baca Juga :  TNI dan Petani Sumenep Tanam Padi Serentak, Dorong Swasembada Pangan Nasional

Langgeng juga mengaitkan keberhasilan ini dengan adanya program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dengan salah satunya fokus pada ketahanan dan juga kedaulatan pangan nasional.

Ia menilai bahwa realisasi tinggi ini adalah bukti nyata bahwa Jawa Timur siap mendukung penuh visi nasional dalam menjaga pasokan pangan tetap aman dan stabil.

Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Hj. Anik Maslachah, turut mengapresiasi kinerja luar biasa Bulog Jatim.

Ia menyebut bahwa capaian ini sangat strategis dalam menstabilkan harga gabah di tingkat petani, terutama dalam menjaga Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di kisaran Rp6.500 per kilogram.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya berdampak pada stok nasional, tetapi juga langsung dirasakan oleh petani karena harga tetap kompetitif dan menguntungkan.

Baca Juga :  Jawa Timur Kukuhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Nasional: Produksi Padi 2025 Naik Signifikan

Lewat kontribusinya, Bulog Jatim memperkuat posisinya sebagai tulang punggung pengadaan pangan nasional.

Langkah strategis dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak terkait membuktikan bahwa ketahanan pangan dapat dicapai melalui sinergi dan kolaborasi yang efektif.

Kinerja cemerlang Bulog Jatim tahun ini membuktikan bahwa dengan manajemen yang terencana dan dukungan semua elemen, pengadaan pangan nasional bisa tercapai melebihi target.

Penyerapan gabah yang tinggi bukan hanya memperkuat cadangan beras nasional, tetapi juga menjadi harapan besar bagi petani untuk mendapatkan harga yang adil dan stabil.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru