Banser Lamongan Didorong Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 5 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lamongan terus menguatkan kaderisasi melalui program lanjutan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) yang dilaksanakan secara intensif dan strategis.

Program ini menjadi jenjang penting dalam menyiapkan para anggota Banser untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga mampu berkontribusi langsung di masyarakat.

Musoffi, salah satu pengurus GP Ansor Lamongan, menuturkan bahwa Susbalan dirancang untuk membentuk kader perwira Banser yang memiliki kemampuan memimpin dengan pendekatan kolaboratif.

Tidak hanya fokus pada aspek struktural internal, para peserta juga diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lamongan.

Baca Juga :  LTD Lamongan: Perpaduan Budaya, UMKM, dan Semangat Lokal untuk Masa Depan Lebih Cerah

Selama pelatihan, para peserta memperoleh berbagai materi penting seperti kepemimpinan, manajemen organisasi, serta strategi pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis komunitas.

Program tersebut juga sejalan dengan instruksi pusat GP Ansor, yakni “satu ranting, satu ketahanan pangan”, yang diharapkan menjadi gerakan masif dan berkelanjutan di berbagai wilayah.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa banyak kader Banser di Lamongan yang telah memiliki kompetensi di sektor produktif.

Baik di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, hingga perikanan, mereka telah memiliki pengalaman dan keterlibatan langsung.

Ini menjadi modal penting untuk menyukseskan program pemberdayaan berbasis ekonomi lokal.

Menurutnya, tantangan ke depan bukan lagi pada penguasaan teknis, tetapi bagaimana mengorganisasi kekuatan yang sudah ada agar lebih terarah dan sinergis.

Baca Juga :  APBD Jatim 2026 Disepakati: Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Sosial di Tengah Penurunan Pendapatan

“Kader-kader di setiap PAC punya pengalaman bertani, beternak, hingga mengelola usaha kecil. Tugas kita sekarang mendorong agar semua potensi ini bergerak lebih terstruktur, sesuai dengan arah program nasional,” tuturnya.

Tak kurang dari 134 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Lamongan menyambut Susbalan dengan semangat tinggi.

Mereka menyatakan siap untuk mengambil peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah, sekaligus memperkuat sektor-sektor ekonomi yang selama ini menjadi tulang punggung masyarakat.

Selain fokus pada penguatan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk menyelaraskan program kerja GP Ansor dan Banser dengan kebutuhan sosial kemasyarakatan.

Dengan memanfaatkan pengalaman serta jejaring yang sudah dimiliki, para kader diharapkan menjadi motor penggerak perubahan positif, baik di tingkat desa hingga kecamatan.

Baca Juga :  CFD Sampang Belum Aktif, Jajanan UMKM Tetap Jadi Magnet Warga di Alun-Alun Trunojoyo

Melalui Susbalan, GP Ansor Lamongan berharap mampu mencetak perwira Banser yang bukan hanya tangguh dalam barisan, tetapi juga produktif, mandiri, dan inovatif dalam pembangunan daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru