Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Menentukan Harga Jual: Panduan Praktis untuk UMKM

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 3 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Salah satu kesalahan umum pelaku UMKM adalah asal menentukan harga jual, tanpa menghitung terlebih dahulu Harga Pokok Penjualan (HPP).

Padahal, mengetahui HPP adalah kunci agar usaha tidak hanya ramai pembeli, tapi juga menghasilkan keuntungan.

Artikel ini akan membahas secara praktis cara menghitung HPP dan menentukan harga jual yang ideal — tanpa rumus rumit dan cocok diterapkan pada skala usaha kecil.

Apa Itu HPP?

Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi atau memperoleh barang/jasa yang dijual.

Dengan mengetahui HPP, Anda bisa menetapkan harga jual yang menutup biaya dan memberi keuntungan.

Komponen Biaya dalam HPP

Secara sederhana, komponen HPP untuk UMKM bisa meliputi:

Baca Juga :  Produk Lokal Sulit Ditampung Minimarket, UMKM Kediri Harapkan Perhatian Serius Pemerintah

– Biaya Bahan Baku Langsung
Contoh: Tepung, telur, gula untuk usaha kue.

– Biaya Tenaga Kerja Langsung
Jika Anda menggaji karyawan untuk produksi, masukkan upah harian dalam perhitungan.

Biaya Overhead / Operasional
Seperti listrik, gas, kemasan, ongkos kirim bahan baku, dan lainnya.

Rumus Praktis Menghitung HPP

HPP = Total Biaya Produksi / Jumlah Produk yang Dihasilkan

Contoh:

Seorang pelaku UMKM membuat 100 botol minuman infused water. Biaya produksinya:

Buah dan bahan lainnya: Rp200.000

Botol plastik dan stiker label: Rp100.000

Tenaga kerja harian: Rp150.000

Listrik & air selama produksi: Rp50.000

Total biaya produksi: Rp500.000

HPP per botol = Rp500.000 / 100 = Rp5.000

Jadi, setiap botol minuman memiliki HPP sebesar Rp5.000.

Baca Juga :  Branding UMKM Kuat Meski Modal Minim: Rahasia Tampil Profesional dari Awal

Cara Menentukan Harga Jual

Setelah tahu HPP, tentukan margin keuntungan yang ingin Anda ambil. Margin ini bisa disesuaikan dengan target pasar dan kompetitor.

Rumus Harga Jual:
Harga Jual = HPP + (HPP × Persentase Laba)

Misalnya, Anda ingin margin keuntungan 50%:

Harga Jual = Rp5.000 + (Rp5.000 × 50%)
= Rp5.000 + Rp2.500
= Rp7.500 per botol

Anda juga bisa menambahkan biaya lain seperti marketing atau reseller fee jika diperlukan.

Tips Menentukan Harga Jual yang Ideal

Survey Harga Kompetitor
Pastikan harga Anda masih kompetitif di pasaran.

Perhitungkan Diskon dan Promo
Sisakan ruang margin untuk promo musiman agar tidak rugi saat memberi diskon.

Gunakan Psikologi Harga
Harga Rp9.900 seringkali terasa lebih murah daripada Rp10.000. Ini bisa membantu menaikkan konversi penjualan.

Baca Juga :  Menerapkan Sistem Pre-Order pada UMKM: Strategi Minim Risiko, Maksimalkan Penjualan

– Sesuaikan dengan Target Pasar
Pasar premium tentu berbeda dengan pasar menengah. Jangan hanya fokus murah, tapi pastikan sesuai nilai yang diberikan.

Menghitung HPP dan menetapkan harga jual secara cermat akan membantu UMKM menghindari kerugian, mengatur arus kas, dan menjaga keberlangsungan usaha.

Tidak harus rumit — yang penting konsisten dan realistis.

Dengan perhitungan yang tepat, bisnis Anda tidak hanya laku, tapi juga untung dan siap berkembang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM
Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan
Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha
Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026
KUR BRI 2025 untuk UMKM Pemula, Peluang Modal Usaha dengan Bunga Ringan dan Syarat Mudah
Manfaat KUR BRI 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Lebih Berdaya Saing

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Wednesday, 31 December 2025 - 08:54 WIB

Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Monday, 29 December 2025 - 09:06 WIB

Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM

Friday, 26 December 2025 - 16:00 WIB

Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan

Tuesday, 23 December 2025 - 16:00 WIB

Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha

Berita Terbaru