Polsek Batuputih Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program Pekarangan Pangan Bergizi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 15 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Polsek Batuputih terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui pelaksanaan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah hukumnya.

Jajaran Polsek melaksanakan kegiatan monitoring perawatan tanaman kacang tanah yang berada di lahan milik warga Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, pada hari ini, Jumat 15 Agustus 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Batuputih, Aiptu Moch. Nursyahid, dan menyasar lahan tegalan milik Yasir, salah satu warga Dusun Jarango.

Lahan ini tidak hanya ditanami kacang tanah, tetapi juga dimanfaatkan untuk budidaya jagung melalui sistem tumpangsari.

Kapolsek Batuputih, AKP Abu Mahdura, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program Asta Cita Polri di bidang penggerak ketahanan pangan.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Ponorogo: Stok Bahan Pokok Melimpah, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Menurutnya, kepolisian setempat tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam mendukung ketersediaan pangan di tengah masyarakat.

Dirinya menilai lahan di wilayah Batuputih memiliki potensi besar untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan, mulai dari kacang tanah, jagung, hingga komoditas lainnya.

Kapolsek juga menekankan pentingnya pemantauan secara rutin terhadap lahan pertanian warga.

Pemantauan ini bertujuan memastikan tanaman yang dibudidayakan tumbuh optimal sehingga dapat menjadi sumber pangan yang berkelanjutan sekaligus menambah penghasilan keluarga.

Ia menilai bahwa pemanfaatan pekarangan maupun lahan tegalan secara maksimal akan berdampak langsung pada ketahanan pangan rumah tangga.

Program pendampingan yang dilakukan oleh Polsek Batuputih tidak hanya sebatas pemantauan pertumbuhan tanaman, tetapi juga memberikan motivasi dan edukasi kepada warga terkait teknik bercocok tanam yang efisien dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Sumenep Investment Summit 2024 untuk Tarik Investor

Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat memanfaatkan sumber daya yang ada dengan lebih baik, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah.

Selain manfaat ekonomi, program ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Tanaman seperti kacang tanah dan jagung tidak hanya bernilai jual, tetapi juga memiliki kandungan gizi yang penting bagi kesehatan keluarga.

Dengan adanya program P2B, warga didorong untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan harian sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi.

Selama kegiatan monitoring pada hari tersebut, situasi di lapangan dilaporkan aman, tertib, dan berjalan lancar.

Polsek Batuputih memastikan bahwa pendampingan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kesejahteraan warga melalui penguatan sektor pangan.

Baca Juga :  Lebaran di Sumenep: Berkah bagi Pedagang Kuliner yang Raup Untung Besar

Lewat langkah nyata seperti ini, Polsek Batuputih menunjukkan bahwa peran aparat kepolisian bisa melampaui fungsi keamanan semata, yaitu turut menjadi motor penggerak ketahanan pangan lokal.

Ke depannya, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat kisn solid sehingga ketersediaan pangan di wilayah Batuputih tetap terjaga dan bisa menghadapi tantangan perubahan iklim maupun fluktuasi harga pasar.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru