Semangat Petani Tempeh Tengah: Wujud Dukungan Nyata terhadap Program Pertanian Berkelanjutan di Lumajang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 16 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan panen tembakau di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Acara ini menjadi momentum penting bagi para petani untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat tani dalam mewujudkan pertanian yang berdaya saing tinggi.

Menurut Kepala Desa Tempeh Tengah, Mansyursah, kegiatan tersebut mencerminkan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap sektor pertanian, khususnya bagi para petani tembakau yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama warga siap mendukung penuh berbagai program pertanian yang dicanangkan pemerintah daerah.

Mansyursah menilai peningkatan kualitas tembakau menjadi langkah penting agar hasil panen memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasar nasional.

Baca Juga :  Dukungan Penuh BSI UMKM Center untuk Upaya Legalitas dan Pelatihan UMKM di Jawa Timur

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir bersama petani. Kami di Tempeh Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu hasil panen agar tembakau dari desa kami menjadi produk unggulan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan terus mendorong peningkatan kapasitas petani.

Langkah ini meliputi penyediaan bibit unggul, pelatihan teknik budidaya modern, serta fasilitasi pemasaran hasil pertanian.

Kegiatan panen tembakau di Tempeh Tengah juga dihadiri oleh Bupati Lumajang, jajaran Forkopimca Tempeh, dan perangkat desa.

Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan kuat pemerintah terhadap upaya petani dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil bumi.

Selain memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, acara ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpetani.

Baca Juga :  Smart Farming dari Rumah: Langkah Inovatif Kota Batu Menuju Pertanian Modern

Melalui diskusi dan berbagi pengalaman, mereka dapat saling belajar dalam menghadapi tantangan cuaca, permodalan, serta pemasaran hasil panen.

Tembakau selama ini menjadi salah satu komoditas utama yang menopang perekonomian di wilayah Lumajang.

Dengan kualitas yang terus ditingkatkan, produk tembakau asal Tempeh Tengah diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.

Bupati Lumajang dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat kebijakan pertanian yang berpihak pada petani kecil.

Program seperti penyediaan pupuk bersubsidi, optimalisasi irigasi, serta perluasan akses pembiayaan melalui KUR pertanian diharapkan dapat mempercepat terwujudnya pertanian berkelanjutan.

“Pertanian adalah jantung kehidupan masyarakat Lumajang. Pemerintah berkomitmen untuk terus hadir mendampingi para petani agar hasil panen meningkat dan kesejahteraan mereka semakin baik,” ujar Bupati dalam arahannya.

Baca Juga :  Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Jombang Semringah Sambut Musim Tanam 2025

Acara panen raya tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati, Forkopimca, perangkat desa, dan para petani di tengah hamparan tembakau yang menguning, menandai keberhasilan musim tanam tahun ini.

Pemandangan tersebut menggambarkan optimisme dan harapan besar masyarakat Desa Tempeh Tengah untuk terus menanam, merawat, serta memanen hasil bumi dengan penuh semangat.

Melalui sinergi antara pemerintah dan petani, Tempeh Tengah siap menjadi contoh desa pertanian produktif yang mampu menciptakan kemakmuran bersama dan ketahanan pangan daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru