Produk Indonesia yang Paling Laku di Luar Negeri: Peluang Besar UMKM Go Internasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam sekaligus memiliki keragaman budaya yang melimpah.

Kondisi ini membuat banyak produk lokal diminati oleh pasar internasional.

Beberapa komoditas bahkan telah menjadi primadona ekspor yang menyumbang devisa negara dalam jumlah besar.

Bagi pelaku usaha, mengenali produk Indonesia yang laku di luar negeri menjadi langkah penting agar bisa menangkap peluang bisnis global.

Produk Pertanian dan Perkebunan

Sektor pertanian masih menjadi andalan utama ekspor Indonesia.

Kopi misalnya, dikenal sebagai salah satu produk unggulan yang digemari konsumen dari Amerika Serikat, Eropa, hingga Timur Tengah.

Selain kopi, rempah-rempah seperti lada, pala, dan cengkeh tetap memiliki pasar yang stabil karena digunakan dalam industri makanan, minuman, hingga farmasi.

Produk kelapa sawit juga menjadi komoditas ekspor terbesar Indonesia.

Baca Juga :  Maksimalkan Peluang Bisnis dengan Memanfaatkan Program Pinjaman Pemerintah yang Menguntungkan

Minyak sawit tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku industri kosmetik dan energi terbarukan.

Produk Perikanan

Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar di sektor perikanan.

Udang, tuna, dan kepiting termasuk jenis seafood yang sangat diminati oleh negara seperti Jepang, Tiongkok, dan Amerika Serikat.

Permintaan tinggi terhadap produk laut segar maupun olahan menjadikan sektor ini sebagai peluang bisnis ekspor yang menjanjikan.

Produk Tekstil dan Fashion

Industri tekstil dan fashion Indonesia telah lama dikenal di pasar internasional.

Batik, misalnya, menjadi produk budaya yang berhasil menembus pasar global.

Selain batik, pakaian jadi, kain tenun, serta busana muslim juga memiliki permintaan tinggi, terutama di negara dengan populasi muslim besar seperti Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga :  Mima Kraft: Usaha Kreatif dari Limbah Koran yang Menginspirasi Warga Malang

Produk Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan Indonesia, mulai dari ukiran kayu Jepara, perhiasan perak Bali, hingga rotan dan bambu dari Kalimantan serta Sulawesi, terbukti digemari pembeli mancanegara.

Produk ini tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga menjadi representasi identitas budaya Indonesia.

Pasar Eropa dan Amerika sangat mengapresiasi produk kerajinan karena dianggap unik dan bernilai seni tinggi.

Produk Kreatif dan Digital

Selain produk fisik, sektor ekonomi kreatif Indonesia juga mulai dikenal di pasar internasional.

Konten digital, animasi, hingga aplikasi buatan anak bangsa mendapat sambutan positif di luar negeri.

Produk musik, film, dan kuliner modern khas Indonesia juga mulai menembus pasar global melalui promosi digital dan media sosial.

Strategi Agar Produk Lebih Dikenal

Agar produk Indonesia semakin diminati di luar negeri, pelaku usaha perlu memperhatikan standar internasional.

Baca Juga :  Studi Kasus: Strategi Branding Produk Keripik Lokal hingga Menembus Pasar Ekspor

Mulai dari kualitas produk, sertifikasi halal, kebersihan, hingga kemasan yang menarik sangat menentukan daya saing di pasar global.

Selain itu, pemanfaatan platform digital seperti marketplace internasional dan media sosial juga penting untuk memperluas jangkauan pasar.

Dukungan pemerintah melalui pelatihan ekspor, pameran dagang, dan fasilitas pembiayaan dapat dimanfaatkan agar produk lokal lebih mudah menembus pasar internasional.

Produk Indonesia yang laku di luar negeri mencakup beragam sektor, mulai dari pertanian, perikanan, tekstil, kerajinan, hingga industri kreatif.

Potensi besar ini bisa menjadi peluang emas bagi UMKM maupun pelaku usaha besar untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia.

Dengan strategi tepat, produk lokal dapat bersaing dan menjadi kebanggaan di pasar global.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru