Bansos Oktober–November 2025: Pemerintah Siapkan Rp6,5 Triliun untuk Beras dan Minyak Goreng

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 8 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Indonesia memastikan akan menyalurkan kembali bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako pada periode Oktober hingga November 2025.

Dalam program tersebut, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan 10 kilogram beras serta tambahan 2 liter minyak goreng.

Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi nasional yang masih dalam tahap pemulihan.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berupaya memastikan agar kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan pokok, tetap dapat terpenuhi secara merata di seluruh daerah.

Untuk menjalankan program bansos ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp6,5 triliun.

Dari total dana tersebut, sekitar Rp1,1 triliun akan digunakan untuk pengadaan minyak goreng, sedangkan Rp5,3 triliun dialokasikan khusus untuk penyediaan beras.

Baca Juga :  Lamongan Pertahankan Predikat Penghasil Padi Terbesar di Jawa Timur, Produksi Capai 904 Ribu Ton

Alokasi anggaran yang cukup besar ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi masyarakat.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap mampu menekan potensi inflasi pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar.

Menurut perencanaan awal, bantuan sembako Oktober–November 2025 akan menjangkau sekitar 18,27 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Angka tersebut menunjukkan betapa luasnya cakupan program ini dan bagaimana pemerintah berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat dari berbagai lapisan sosial, termasuk yang berada di wilayah terpencil.

Bantuan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk perlindungan sosial, tetapi juga menjadi instrumen ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya di daerah pedesaan dan wilayah dengan tingkat kemiskinan relatif tinggi.

Baca Juga :  Minyak Goreng Bersubsidi di Malang Dijual Melebihi HET, Produsen Jadi Sorotan

Meski jadwal distribusi secara nasional belum diumumkan secara detail, pemerintah menegaskan bahwa penyaluran akan dilakukan secara bertahap berdasarkan kesiapan logistik dan data penerima di masing-masing wilayah.

Berdasarkan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, daerah dengan jumlah penerima lebih banyak serta kesiapan gudang dan transportasi yang memadai kemungkinan besar akan menjadi wilayah prioritas tahap awal.

Proses distribusi akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Sosial (Kemensos), Perum Bulog, hingga pemerintah daerah.

Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan memastikan penyaluran berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Selain memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, program ini diharapkan juga dapat memberikan efek ekonomi berganda (multiplier effect).

Dengan adanya distribusi besar-besaran beras dan minyak goreng, pemerintah berharap stabilitas harga bahan pokok dapat lebih terjaga di pasar tradisional dan ritel modern.

Baca Juga :  Benih Jagung NK Perkasa Sakti Hadir di Kediri, Solusi Tangguh Hadapi Iklim Ekstrem dan Jaga Ketahanan Pangan

Melalui program bansos ini, pemerintah berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga masyarakat berpenghasilan rendah.

Walaupun tantangan ekonomi global masih terasa, pemerintah optimistis langkah ini mampu memberikan perlindungan sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Wednesday, 25 February 2026 - 18:37 WIB

Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK

Wednesday, 25 February 2026 - 18:31 WIB

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terbaru

Ciptakan Ramadhan berkesan dengan microphone SHORUSH. Cocok untuk tadarus, tarawih, dan kajian, lengkap promo diskon & gratis ongkir.

Berita

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Wednesday, 25 Feb 2026 - 18:31 WIB