Banser Lamongan Didorong Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 5 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lamongan terus menguatkan kaderisasi melalui program lanjutan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) yang dilaksanakan secara intensif dan strategis.

Program ini menjadi jenjang penting dalam menyiapkan para anggota Banser untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga mampu berkontribusi langsung di masyarakat.

Musoffi, salah satu pengurus GP Ansor Lamongan, menuturkan bahwa Susbalan dirancang untuk membentuk kader perwira Banser yang memiliki kemampuan memimpin dengan pendekatan kolaboratif.

Tidak hanya fokus pada aspek struktural internal, para peserta juga diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lamongan.

Baca Juga :  Bansos Oktober–November 2025: Pemerintah Siapkan Rp6,5 Triliun untuk Beras dan Minyak Goreng

Selama pelatihan, para peserta memperoleh berbagai materi penting seperti kepemimpinan, manajemen organisasi, serta strategi pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis komunitas.

Program tersebut juga sejalan dengan instruksi pusat GP Ansor, yakni “satu ranting, satu ketahanan pangan”, yang diharapkan menjadi gerakan masif dan berkelanjutan di berbagai wilayah.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa banyak kader Banser di Lamongan yang telah memiliki kompetensi di sektor produktif.

Baik di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, hingga perikanan, mereka telah memiliki pengalaman dan keterlibatan langsung.

Ini menjadi modal penting untuk menyukseskan program pemberdayaan berbasis ekonomi lokal.

Menurutnya, tantangan ke depan bukan lagi pada penguasaan teknis, tetapi bagaimana mengorganisasi kekuatan yang sudah ada agar lebih terarah dan sinergis.

Baca Juga :  Fakta Penting Penyaluran PKH Tahap 3 Tahun 2025 yang Wajib Diketahui

“Kader-kader di setiap PAC punya pengalaman bertani, beternak, hingga mengelola usaha kecil. Tugas kita sekarang mendorong agar semua potensi ini bergerak lebih terstruktur, sesuai dengan arah program nasional,” tuturnya.

Tak kurang dari 134 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Lamongan menyambut Susbalan dengan semangat tinggi.

Mereka menyatakan siap untuk mengambil peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah, sekaligus memperkuat sektor-sektor ekonomi yang selama ini menjadi tulang punggung masyarakat.

Selain fokus pada penguatan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk menyelaraskan program kerja GP Ansor dan Banser dengan kebutuhan sosial kemasyarakatan.

Dengan memanfaatkan pengalaman serta jejaring yang sudah dimiliki, para kader diharapkan menjadi motor penggerak perubahan positif, baik di tingkat desa hingga kecamatan.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Kerapu Kader Ansor Sapeken: Dorong Kemandirian Ekonomi Kepulauan Sumenep

Melalui Susbalan, GP Ansor Lamongan berharap mampu mencetak perwira Banser yang bukan hanya tangguh dalam barisan, tetapi juga produktif, mandiri, dan inovatif dalam pembangunan daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru