Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Baznas Jatim Berkat Optimalisasi Zakat untuk Kesejahteraan Warga

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 13 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kota  Surabaya kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat provinsi.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Pemkot atas keberhasilannya menjadikan zakat sebagai instrumen utama percepatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kota Pahlawan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat mampu mendorong pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya, Arief Boediarto, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolektif antara birokrasi, Baznas, dan masyarakat.

Menurut Arief, perolehan zakat di Surabaya cukup stabil dengan rata-rata mencapai Rp3 miliar hingga Rp4 miliar per bulan, menjadikannya salah satu daerah dengan penghimpunan zakat tertinggi di Indonesia.

Baca Juga :  Minimarket Surabaya Terapkan Parkir Gratis: Solusi Nyaman untuk Konsumen, UMKM Ikut Terlibat

“Gerakan zakat ini berhasil berkat keterlibatan aktif masyarakat, khususnya ASN Pemkot Surabaya yang rutin menunaikan kewajiban zakatnya setiap bulan,” ujarnya pada Senin (13/10/2025).

Arief menuturkan bahwa sebagian besar dana zakat yang terkumpul berasal dari kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya.

Dana tersebut kemudian dikelola oleh Baznas Kota Surabaya untuk membiayai berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ia menegaskan, kebijakan zakat 2,5 persen dari penghasilan ASN yang dipungut secara kolektif menjadi strategi efektif dalam mengatasi masalah sosial tanpa harus bergantung penuh pada anggaran APBD.

“Zakat bukan hanya bentuk ketaatan, tetapi juga solusi konkret untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial,” kata Arief.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Gunakan KUR untuk Kegiatan Produktif, Bukan Konsumtif

Salah satu kunci keberhasilan Pemkot Surabaya dalam pengelolaan zakat adalah adanya sinkronisasi data antara Baznas dan pemerintah kota.

Dengan data yang terintegrasi, penyaluran dana zakat bisa dilakukan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Dana zakat di Surabaya difokuskan untuk program pengentasan kemiskinan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta penanganan gizi untuk menurunkan angka stunting.

Selain itu, dalam bidang pendidikan, zakat juga dialokasikan untuk beasiswa anak dari keluarga kurang mampu dan program Tebus Ijazah agar tidak ada anak Surabaya yang terpaksa putus sekolah karena kendala administrasi.

“Pendekatan ini membuktikan bahwa zakat dapat menjadi kekuatan ekonomi umat jika dikelola dengan profesional dan terarah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arief mengungkapkan bahwa zakat juga berperan sebagai dana cepat tanggap untuk kebutuhan mendesak yang tidak bisa segera ditangani oleh APBD.

Baca Juga :  TPK Hotel Kabupaten Madiun Turun di Agustus 2025, BPS Soroti Dampak Minimnya Momen Liburan

Contohnya, bantuan untuk korban bencana, pengobatan warga miskin, atau kebutuhan sosial yang mendesak lainnya.

Menurutnya, koordinasi yang solid antara Baznas dan Pemkot telah menciptakan sistem zakat yang efisien dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan taraf hidup warga, mengurangi buta huruf, memperkuat karakter religius, serta menumbuhkan rasa gotong royong di tengah masyarakat Surabaya,” tutur Arief.

Apresiasi dari Baznas Jawa Timur ini menegaskan posisi Surabaya sebagai kota percontohan nasional dalam pengelolaan zakat produktif dan transparan.

Ke depan, Pemkot berkomitmen terus memperkuat sistem ini agar manfaat zakat semakin luas dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Strategi Ampuh Lolos SKB 2025: Kuasai Materi, Latihan Praktik, dan Pahami Sistem Penilaian
Strategi Efektif Lolos SKD 2025: Panduan Belajar Terarah untuk Raih Nilai Maksimal
Syarat Lengkap Pengajuan KUR BRI 2025 untuk Pelaku Usaha Mikro dan Kecil
Cara Lengkap KPM Melakukan Update Data Bansos agar Tetap Aktif dan Tidak Terhapus dari Daftar Penerima
Tips Penting Agar Data Lolos Verifikasi BLT Kesra dan Pencairan Bantuan Berjalan Lancar
Pentingnya Verifikasi Identitas dan Sinkronisasi Data Kependudukan untuk Kelancaran Pencairan BLT
Fakta Sebenarnya di Balik Isu Kenaikan Gaji PNS 2026: Ini Penjelasan Resmi Kemenkeu
Panduan Lengkap Mengidentifikasi Informasi Resmi BLT Kesra 2025 agar Terhindar dari Penipuan

Berita Terkait

Saturday, 29 November 2025 - 16:00 WIB

Strategi Ampuh Lolos SKB 2025: Kuasai Materi, Latihan Praktik, dan Pahami Sistem Penilaian

Saturday, 29 November 2025 - 14:00 WIB

Strategi Efektif Lolos SKD 2025: Panduan Belajar Terarah untuk Raih Nilai Maksimal

Saturday, 29 November 2025 - 12:00 WIB

Syarat Lengkap Pengajuan KUR BRI 2025 untuk Pelaku Usaha Mikro dan Kecil

Saturday, 29 November 2025 - 10:00 WIB

Cara Lengkap KPM Melakukan Update Data Bansos agar Tetap Aktif dan Tidak Terhapus dari Daftar Penerima

Saturday, 29 November 2025 - 08:00 WIB

Tips Penting Agar Data Lolos Verifikasi BLT Kesra dan Pencairan Bantuan Berjalan Lancar

Berita Terbaru