Polsek Batuputih Dukung Ketahanan Pangan Lewat Program Pekarangan Pangan Bergizi di Sumenep

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 23 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,

Polsek Batuputih Polres Sumenep melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Batuputih, Aiptu Moch. Nursyahid, yang melakukan pemantauan langsung terhadap proses perawatan dan panen tanaman cabai di Dusun Dandun, Desa Larangan Kerta, pada lahan milik salah satu warga, Bunawi.

Dalam pelaksanaannya, petugas mengecek kondisi tanaman sekaligus memberikan arahan kepada warga mengenai pemanfaatan lahan pekarangan agar dapat ditanami berbagai jenis tanaman produktif.

Lahan yang dikelola masyarakat setempat dinilai memiliki potensi tinggi untuk pengembangan tanaman hortikultura seperti cabai, jagung, dan sayur-mayur yang bernilai ekonomi.

Baca Juga :  Bupati Kediri Salurkan Bantuan Benih untuk Petani Terdampak Banjir, Dorong Ketahanan Pangan Daerah

Kapolsek Batuputih, AKP Abu Mahdura, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program “Ata Cita Polri”, yang menempatkan Polri sebagai penggerak utama ketahanan pangan di tingkat desa.

Ia menuturkan bahwa melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Polri berupaya membantu masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Dengan pendekatan ini, masyarakat dapat membangun kemandirian pangan dan memperkuat ekonomi rumah tangga di tengah fluktuasi harga pasar.

“Polri melalui program ini ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan dimulai dari rumah sendiri. Dengan menanam sayuran, cabai, atau tanaman produktif lainnya di pekarangan, masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan tetapi juga memperoleh nilai ekonomi tambahan,” terang AKP Abu Mahdura.

Baca Juga :  Pesona Pasar Kebbun Saroka: Wisata Kuliner Tradisional Madura yang Selalu Ramai Setiap Minggu

Selain memberikan pendampingan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Batuputih menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan memberikan motivasi agar program P2B berjalan berkesinambungan.

“Kami ingin masyarakat tetap semangat mengelola pekarangannya dengan tanaman bergizi dan bernilai jual. Kolaborasi seperti ini penting agar tercipta kemandirian pangan sekaligus memperkuat kebersamaan antara Polri dan warga,” tambahnya.

Kegiatan monitoring tersebut berlangsung lancar dan tertib. Warga Desa Larangan Kerta tampak antusias menyambut kehadiran aparat kepolisian yang turut memberikan dukungan dan pendampingan dalam pengembangan sektor pertanian lokal.

Melalui kegiatan ini, Polsek Batuputih Polres Sumenep menegaskan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal yang mandiri, berkelanjutan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Babinsa Badegan Berperan Aktif dalam Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani

Inisiatif tersebut juga mencerminkan peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi terhadap tantangan ekonomi masyarakat pedesaan.

Dengan optimalisasi lahan pekarangan, masyarakat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Langkah nyata ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil kolaborasi bersama antara aparat, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa untuk menuju Indonesia yang tangguh dan sejahtera.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru