Bupati Sumenep Tekankan Transparansi Dana Desa demi Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali mengingatkan pentingnya pengelolaan Dana Desa (DD) yang terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

Pesan tersebut ia sampaikan ketika membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 yang digelar di Kantor Bupati pada Jumat, 14 November 2025.

Dalam forum diskusi tersebut, Fauzi menyoroti bahwa manajemen keuangan desa bukan sekadar memenuhi aspek administrasi ataupun laporan formal.

Ia menekankan bahwa penggunaan DD harus memastikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup.

Ia menegaskan bahwa esensi Dana Desa terletak pada sejauh mana anggaran tersebut dirasakan warga melalui pembangunan dan layanan publik yang lebih baik.

Baca Juga :  Piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Dorong UMKM dan Homestay Lokal, Perputaran Uang Capai Puluhan Juta Rupiah

Menurutnya, keberadaan Dana Desa merupakan sebuah instrumen kebijakan strategis yang dirancang oleh pemerintah guna mempercepat proses pembangunan sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di desa-desa.

Karena itu, pengelolaannya wajib dilakukan dengan standar tata kelola yang baik, mencakup transparansi pada setiap tahap, akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan, serta perencanaan yang selaras dengan kebutuhan prioritas masyarakat setempat.

Fauzi juga menyampaikan bahwa kepala desa memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan.

Untuk itu, ia mengimbau para pemimpin desa untuk menjaga integritas dalam penyusunan program, tidak hanya fokus pada kegiatan yang bersifat fisik semata, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat secara holistik.

Ia menilai bahwa semangat kolaborasi antar-pemangku kepentingan sangat dibutuhkan demi menciptakan program yang lebih efektif dan memberikan dampak jangka panjang.

Baca Juga :  Produksi Garam Sumenep Terganggu Cuaca

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama bagi kemajuan daerah. Menurutnya, keberhasilan suatu daerah tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan desa-desa di dalamnya.

Maka, setiap rupiah Dana Desa harus dikelola dengan penuh tanggung jawab sehingga mampu mendorong terwujudnya desa mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus memberikan dukungan optimal kepada pemerintah desa, baik dalam bentuk pendampingan, pelatihan, maupun pengawasan.

Dukungan tersebut ditujukan untuk memastikan bahwa pengelolaan DD dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan mampu menghasilkan output yang berdampak positif bagi masyarakat.

Fauzi mengungkapkan harapannya agar Dana Desa dapat menjadi pendorong utama dalam menciptakan perubahan nyata di setiap desa.

Baca Juga :  Institut Asia Malang Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Inovasi Mahasiswa

Ia menilai bahwa ketika pengelolaan anggaran dilakukan dengan benar, maka berbagai masalah dasar di desa—seperti infrastruktur, layanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi—akan lebih mudah teratasi.

Dengan demikian, tingkat kesejahteraan warga pun dapat meningkat secara signifikan.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan akhir dari keberadaan Dana Desa tidak lain adalah memastikan masyarakat desa memperoleh manfaat yang adil dan merata.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh perangkat desa untuk terus memperkuat komitmen dalam mengelola anggaran publik tersebut secara profesional.

Melalui penegasan itu, Fauzi berharap bahwa desa-desa di Sumenep dapat menjadi contoh pengelolaan DD yang efektif dan berintegritas, sehingga pada akhirnya mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah secara keseluruhan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru