UMKMJATIM.COM – Pemerintah Indonesia terus menggulirkan berbagai program bantuan sosial untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Salah satu program yang kembali menjadi sorotan pada akhir tahun ini adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dengan nilai hingga Rp900 ribu per penerima.
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak kondisi ekonomi nasional.
Program BLT Kesra Rp900 ribu dirancang sebagai langkah nyata untuk menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Bantuan ini biasanya disalurkan melalui program-program sosial yang sudah berjalan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sehingga distribusinya lebih terarah dan tepat sasaran.
Apa Itu BLT Kesra Rp900 Ribu?
BLT Kesra merupakan bantuan tunai bersumber dari pemerintah pusat yang diberikan secara berkala kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Nominal Rp900 ribu biasanya merupakan akumulasi dari beberapa bulan penyaluran bantuan, tergantung pada kebijakan dan alokasi dana di masing-masing daerah.
Tujuan utama program ini adalah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum stabil.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan serta memperkuat ekonomi keluarga penerima manfaat melalui peningkatan konsumsi rumah tangga.
Syarat Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu
Tidak semua warga dapat menerima bantuan ini. Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program lain.
Berikut adalah syarat utama untuk menjadi penerima BLT Kesra Rp900 ribu:
Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
Hanya warga yang sudah terdaftar dalam DTKS Kementerian Sosial yang berhak menerima BLT Kesra. Data ini menjadi acuan pemerintah dalam menentukan siapa yang layak menerima bantuan.
Masuk dalam Kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Calon penerima bantuan harus termasuk dalam kelompok masyarakat dengan pendapatan di bawah standar kebutuhan minimum.
Berkewarganegaraan Indonesia (WNI)
BLT Kesra hanya diberikan kepada warga negara Indonesia yang memiliki dokumen kependudukan resmi seperti KTP dan Kartu Keluarga.
Bukan ASN, TNI, atau Polri
Program ini tidak diperuntukkan bagi aparatur negara atau pegawai dengan penghasilan tetap dari pemerintah.
Data Sudah Diverifikasi oleh Pemerintah Daerah
Sebelum penyaluran dilakukan, pemerintah daerah melakukan verifikasi dan validasi data untuk memastikan kelayakan penerima.
Proses ini penting agar tidak terjadi kesalahan data dan penyaluran lebih transparan.
Cara Cek Status Penerima BLT Kesra
Masyarakat dapat dengan mudah memeriksa apakah mereka termasuk penerima BLT Kesra atau tidak.
Cek status dilakukan secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos melalui peramban ponsel atau komputer.
Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai domisili.
Masukkan nama lengkap sesuai KTP dan isi kode captcha yang muncul.
Klik tombol “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan hasil pencarian apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak.
Pemerintah Tegaskan Transparansi Penyaluran
Kementerian Sosial menekankan bahwa program BLT Kesra Rp900 ribu dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Data penerima terus diperbarui agar bantuan hanya diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dengan memahami syarat dan prosedur pengecekan, masyarakat dapat memastikan bahwa hak mereka sebagai penerima bantuan sosial tidak terlewatkan.
Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat kurang mampu menghadapi tekanan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia secara berkelanjutan.***











