Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Mojokerto terus memantau harga bahan pokok dan kebutuhan penting (bapokting) di wilayahnya, termasuk di Pasar Raya Mojosari, menjelang momentum Lebaran 2026.
Hasil terbaru menunjukkan bahwa harga telur ayam ras turun menjadi Rp28.500 per kilogram, menandakan kondisi pasar yang relatif stabil.
“Kami terus melakukan pemantauan setiap hari untuk memastikan harga bapokting tidak melambung tajam jelang Hari Raya,” ujar salah seorang anggota Satgas Pangan Polres Mojokerto saat meninjau pasar tradisional terbesar di Mojosari.
Menurut laporan lapangan, selain telur, harga kebutuhan pokok lain seperti bawang, beras, dan minyak goreng juga masih dalam pantauan intensif.
Penurunan harga telur ini sekaligus menjadi angin segar tersendiri bagi konsumen, mengingat komoditas ini merupakan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari.
Sebelumnya, harga telur sempat mengalami fluktuasi ringan, namun belum menunjukkan kenaikan signifikan yang biasanya terjadi saat lonjakan permintaan menjelang hari besar.
Satgas Pangan juga mencatat bahwa langkah pemantauan yang dilakukan secara rutin membantu pedagang dan pembeli tetap mendapatkan informasi akurat mengenai kondisi pasar.
Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat dalam menyusun anggaran kebutuhan rumah tangga di masa mendekati Lebaran.
Pihak Satgas pun memastikan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan pada telur, namun pada seluruh bapokting yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat, dengan tujuan akhir mengantisipasi lonjakan harga yang merugikan konsumen.
Monitoring harian ini dinilai penting terutama pada masa di mana permintaan kebutuhan pokok cenderung mengalami peningkatan











