Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misi dagang Jatim ke Kalteng catat transaksi Rp2,082 triliun. Khofifah sebut kerja sama ini perkuat ekonomi dan rantai pasok nasional.

Misi dagang Jatim ke Kalteng catat transaksi Rp2,082 triliun. Khofifah sebut kerja sama ini perkuat ekonomi dan rantai pasok nasional.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatat capaian besar dalam sektor perdagangan antarwilayah. Melalui misi dagang dan investasi ke Kalimantan Tengah, total transaksi yang berhasil dibukukan menembus angka fantastis lebih dari Rp2 triliun.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas perdagangan domestik sekaligus memperluas jaringan kerja sama antar daerah.

Transaksi Tembus Rp2,082 Triliun

Dalam keterangannya, Khofifah mengungkapkan bahwa nilai transaksi dari misi dagang tersebut mencapai lebih dari Rp2,082 triliun.

“Terlihat bahwa kebutuhan kedua daerah ini saling melengkapi dan membuka peluang kerja sama yang luas. Alhamdulillah transaksi misi dagang di Kalimantan Tengah ini menembus Rp2,082 triliun lebih,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga :  DPRD Kota Malang Tetapkan Kenaikan Pajak Restoran: UMKM Diminta Siap Hadapi Aturan Baru PBJB

Nilai tersebut terdiri dari berbagai sektor, mulai dari penjualan produk Jawa Timur, pembelian komoditas dari Kalimantan Tengah, hingga komitmen investasi lintas daerah.

Perdagangan Dua Arah Jadi Kunci

Khofifah menegaskan bahwa misi dagang ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan strategi untuk mempertemukan kebutuhan antarwilayah yang saling melengkapi.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat rantai pasok nasional sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

Berbagai komoditas unggulan dari Jawa Timur yang diperdagangkan dalam kegiatan ini meliputi produk peternakan, hasil pertanian, hingga produk industri seperti batik dan olahan makanan.

Sementara itu, Jawa Timur juga menyerap komoditas strategis dari Kalimantan Tengah seperti udang, kayu, dan rotan yang dibutuhkan untuk industri dalam negeri.

Baca Juga :  Dorong Pasar Ber-SNI, Legislator Minta Revitalisasi Pasar Wadungasri Sidoarjo

Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus

Selain transaksi perdagangan, misi dagang ini juga membuka peluang investasi di berbagai sektor. Kerja sama yang dijajaki mencakup pengembangan industri, pertambangan, hingga sektor perikanan.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menilai kegiatan ini sebagai pintu masuk untuk memperkuat kerja sama lintas daerah.

“Ini kami pandang sebagai pintu gerbang bersama yang lebih luas, tidak hanya aspek perdagangan, tapi juga investasi, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok antar daerah,” tandasnya.

Dorong Ekonomi Nasional dari Daerah

Misi dagang ini menjadi bukti bahwa sinergi antar daerah mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. Dengan pola perdagangan dua arah, distribusi barang menjadi lebih efisien dan kebutuhan antarwilayah dapat terpenuhi secara optimal.

Baca Juga :  Strategi Promosi dan Diskon untuk Meningkatkan Penjualan

Selain itu, kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk di tingkat nasional.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai daerah guna menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Berita Terbaru