Geopark Bojonegoro Disiapkan Jadi Kawasan Riset Ilmiah dan Pariwisata Berkelanjutan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 7 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya pengembangan Geopark Bojonegoro terus bergerak maju menuju status UNESCO Global Geopark (UGGp).

Dalam proses perencanaannya, berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, akademisi,

hingga komunitas masyarakat seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) aktif terlibat dalam merumuskan strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam diskusi yang digelar baru-baru ini, perhatian besar diarahkan pada bagaimana geopark tidak hanya menjadi destinasi wisata alam,

tetapi juga pusat riset ilmiah yang mampu menarik kalangan perguruan tinggi, baik dari dalam Bojonegoro maupun dari luar daerah.

Kusnandaka Tjatur, salah satu tokoh yang aktif terlibat dalam pengembangan geopark, menjelaskan bahwa saat ini penguatan geopark telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bojonegoro 2024–2029.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Tuban: Bakorwil II Bojonegoro Dorong Stabilitas Harga dan Ekonomi Lokal Menjelang Nataru

Hal ini menunjukkan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten untuk mendorong geopark sebagai program strategis jangka menengah bukan sekadar wacana.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyusun berbagai regulasi penting yang dirancang untuk mendukung perlindungan serta pengembangan geosite-geosite unggulan di Bojonegoro.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, serta desa-desa di sekitar kawasan geowisata menjadi faktor kunci agar pengelolaan geopark dapat berkelanjutan dan benar-benar memberi manfaat ekonomi serta edukasi bagi masyarakat setempat.

Kusnandaka juga menyoroti pentingnya partisipasi Pokdarwis yang selama ini berada di garda terdepan pengembangan wisata berbasis masyarakat.

Melalui peran mereka, edukasi mengenai konservasi alam, pelestarian budaya lokal, dan promosi wisata dilakukan secara langsung kepada pengunjung dan warga sekitar.

Baca Juga :  Table Management Cerdas: Atur Meja & Pesanan dari POS tanpa Pusing

Salah satu strategi yang tengah dikembangkan adalah menjadikan Geopark Bojonegoro sebagai laboratorium alam terbuka bagi mahasiswa dan peneliti.

Ini akan mendorong munculnya riset-riset yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga aplikatif dalam menjawab tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi di kawasan geopark.

Dengan potensi kekayaan alam dan geologi seperti karst, sumur tua, hingga fosil laut, Bojonegoro dinilai memiliki modal besar untuk diakui dunia sebagai bagian dari jaringan geopark global UNESCO.

Pemerintah daerah pun tengah menjalin kemitraan dengan sejumlah universitas dan lembaga penelitian untuk mendukung percepatan pengajuan status UGGp.

Selain aspek ilmiah, nilai-nilai budaya lokal yang tumbuh di sekitar geosite juga terus digali dan diberdayakan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam di Surabaya Hari Ini Stabil: Daftar Lengkap untuk Berbagai Ukuran

Pelibatan masyarakat lokal diharapkan mampu menciptakan ekosistem wisata yang mandiri, inklusif, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Upaya ini mencerminkan komitmen Bojonegoro untuk menjadikan geopark bukan sekadar kawasan wisata,

tetapi ruang hidup produktif yang menggabungkan pelestarian, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara simultan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar
Alasan Nama Dicoret dari Daftar Penerima PKD DKI Jakarta, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Berita Terbaru