Kapan Waktu yang Tepat untuk Menaikkan Target Penjualan?

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 17 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam dunia bisnis, target penjualan sering dianggap sebagai pendorong utama yang menentukan seberapa cepat sebuah usaha berkembang.

Banyak pelaku usaha meyakini bahwa penetapan target yang tepat dapat memberikan motivasi sekaligus arah yang jelas bagi tim maupun individu.

Namun, pertanyaan yang kerap muncul adalah kapan sebenarnya waktu yang ideal untuk menaikkan target penjualan.

Menaikkan target bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan sembarangan.

Jika dilakukan terlalu cepat, tim penjualan mungkin merasa terbebani sehingga justru menurunkan semangat kerja.

Sebaliknya, jika dilakukan terlalu lambat, peluang pertumbuhan bisa terlewatkan begitu saja.

Oleh karena itu, pemilik usaha perlu memahami tanda-tanda kapan target harus dinaikkan agar bisnis tetap berada di jalur positif.

Salah satu indikator utama yang sering dijadikan acuan adalah pencapaian target sebelumnya.

Baca Juga :  Strategi Jitu UMKM: Kolaborasi dengan Influencer Lokal untuk Meningkatkan Penjualan

Jika tim penjualan secara konsisten berhasil melampaui target selama beberapa periode berturut-turut, hal ini bisa menjadi sinyal kuat bahwa target perlu ditingkatkan.

Dengan cara ini, usaha dapat terus berkembang dan tidak berhenti pada zona nyaman.

Selain itu, kondisi pasar juga menjadi faktor penting.

Ketika permintaan terhadap produk atau layanan meningkat, menaikkan target penjualan menjadi langkah yang realistis.

Misalnya, tren musiman seperti Ramadan atau akhir tahun biasanya membuat daya beli masyarakat naik.

Pada momen seperti ini, target penjualan yang lebih tinggi dapat ditetapkan untuk memaksimalkan peluang.

Tidak hanya faktor eksternal, perkembangan internal perusahaan juga perlu dipertimbangkan.

Jika bisnis sudah memiliki tim penjualan yang lebih solid, sistem distribusi yang lebih luas, serta dukungan teknologi yang memadai, maka kapasitas untuk meraih penjualan lebih tinggi tentu semakin besar.

Baca Juga :  Dasar-Dasar Pencatatan Keuangan UMKM: Kunci Stabilitas Bisnis Kecil

Dengan dukungan infrastruktur yang kuat, menaikkan target penjualan akan terasa lebih masuk akal.

Evaluasi kinerja produk pun tidak boleh diabaikan.

Produk yang mendapatkan respon positif dari pasar menunjukkan adanya peluang untuk memperbesar angka penjualan.

Jika permintaan terus bertambah, artinya target yang lebih tinggi bisa dicapai.

Sebaliknya, bila penjualan stagnan, strategi produk harus ditinjau ulang sebelum menaikkan target.

Banyak pelaku usaha juga menyarankan agar kenaikan target dilakukan secara bertahap, bukan melonjak drastis.

Langkah ini dinilai lebih efektif karena tim penjualan tidak merasa terlalu terbebani.

Selain itu, kenaikan bertahap juga memudahkan perusahaan untuk menyesuaikan strategi pemasaran dan manajemen stok.

Perlu dipahami bahwa target penjualan bukan hanya soal angka, melainkan juga alat ukur untuk menggerakkan semangat tim.

Baca Juga :  Strategi Bijak Mengelola Modal Awal untuk UMKM agar Usaha Tumbuh Stabil

Jika target dinaikkan dengan perhitungan matang, maka karyawan akan merasa tertantang sekaligus termotivasi.

Namun, bila target terlalu tinggi tanpa memperhatikan kondisi riil, risiko demotivasi justru lebih besar.

Pada akhirnya, keputusan menaikkan target penjualan sebaiknya didasarkan pada data yang jelas, bukan sekadar perkiraan.

Pencatatan penjualan harian, analisis tren mingguan, serta evaluasi bulanan bisa menjadi dasar pertimbangan yang kuat.

Dengan demikian, bisnis tidak hanya mengejar angka, tetapi juga membangun strategi yang berkelanjutan.

Dengan menaikkan target penjualan di waktu yang tepat, pelaku usaha dapat memastikan pertumbuhan yang stabil sekaligus menjaga motivasi tim.

Strategi ini bukan hanya tentang mengejar keuntungan semata, tetapi juga menciptakan sistem bisnis yang lebih sehat dan kompetitif di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM
Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan
Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha
Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026
KUR BRI 2025 untuk UMKM Pemula, Peluang Modal Usaha dengan Bunga Ringan dan Syarat Mudah
Manfaat KUR BRI 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Lebih Berdaya Saing

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Monday, 29 December 2025 - 09:06 WIB

Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM

Friday, 26 December 2025 - 16:00 WIB

Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan

Tuesday, 23 December 2025 - 16:00 WIB

Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha

Monday, 22 December 2025 - 18:23 WIB

Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026

Berita Terbaru