Strategi Pemkab Sampang Tingkatkan PAD Tanpa Naikkan PBB

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 24 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Sampang mengambil langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.

Setelah sempat mengalami penurunan pada 2024, Pemkab Sampang menegaskan tidak akan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai sumber pendapatan tambahan.

Bupati Sampang, Slamet Djunaidi, menekankan bahwa peningkatan PAD akan difokuskan pada optimalisasi potensi yang sudah ada, seperti pemanfaatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta upaya menarik lebih banyak investor untuk masuk ke wilayah Sampang.

Kebijakan tersebut dipilih karena pemerintah daerah tidak ingin menambah beban masyarakat melalui kenaikan tarif pajak.

Menurut Bupati, berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat Kabupaten Sampang hingga saat ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari seluruh elemen, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

Baca Juga :  Job Fair 2025 di Sampang: Puluhan Perusahaan Buka Lowongan, Ribuan Warga Antusias

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus ditopang oleh sinergi bersama.

Pemkab Sampang lebih memprioritaskan strategi peningkatan PAD melalui jalur retribusi dan pemungutan pajak yang dikelola dengan baik.

Jika potensi retribusi daerah serta penerimaan pajak bisa terserap secara maksimal, anggaran pembangunan tetap dapat terjaga tanpa harus melakukan kebijakan yang berpotensi memberatkan rakyat.

Langkah strategis lain yang ditekankan Pemkab Sampang adalah mendorong kinerja BUMD agar lebih produktif dan inovatif dalam mendukung perekonomian daerah.

Melalui peningkatan efisiensi pengelolaan, BUMD diharapkan bisa menyumbang pemasukan yang signifikan terhadap PAD.

Selain itu, pemerintah daerah juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Gencarkan Program Bansos untuk Kurangi Angka Kemiskinan

Dengan kehadiran investasi, tidak hanya pendapatan daerah yang bertambah, tetapi juga akan tercipta lapangan kerja baru serta meningkatnya roda perekonomian masyarakat.

Bupati Slamet Djunaidi menegaskan bahwa kebijakan tidak menaikkan PBB merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.

Ia menilai, penambahan beban pajak justru bisa menghambat aktivitas ekonomi warga. Karena itu, jalur alternatif seperti peningkatan retribusi dan investasi dipandang lebih realistis dan berkelanjutan.

Dengan keputusan tersebut, masyarakat Sampang dapat merasa lebih tenang, karena kewajiban pajak tidak akan mengalami lonjakan.

Di sisi lain, pemerintah daerah tetap memperoleh sumber pendapatan yang cukup untuk menjalankan program-program pembangunan.

Kebijakan Pemkab Sampang dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal daerah dan kondisi masyarakat menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat.

Baca Juga :  Pasar Murah Pemkab Sampang: Upaya Efektif Mengantisipasi Lonjakan Harga di Bulan Ramadan

Strategi peningkatan PAD tanpa menaikkan PBB, melalui optimalisasi BUMD, retribusi, serta masuknya investor, diyakini menjadi solusi terbaik untuk menjaga keberlanjutan pembangunan.

Melalui kolaborasi dari berbagai pihak, Kabupaten Sampang diharapkan bisa bangkit lebih kuat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempertahankan stabilitas ekonomi daerah di tahun 2025.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Berita Terbaru