417 Warga Sampang Resmi Jadi Pekerja Migran Indonesia, Arab Saudi dan Turki Jadi Tujuan Favorit

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Hingga akhir September 2025, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sampang melaporkan bahwa sebanyak 417 warga telah terdaftar dan siap berangkat sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Negara yang paling banyak diminati adalah Arab Saudi dan Turki, karena dianggap memberikan peluang kerja lebih luas dibandingkan di daerah asal.

Menurut Uriantono Triwibowo, Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang, seluruh calon pekerja sudah melalui tahap verifikasi dokumen resmi.

Dengan demikian, ia menegaskan bahwa keberangkatan pekerja tersebut dilakukan secara legal dan mengikuti seluruh prosedur yang berlaku.

Data Disnaker menunjukkan, Arab Saudi menjadi pilihan utama karena banyak tersedia pekerjaan di sektor informal.

Baca Juga :  Menjelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gelar Gerakan Pangan Murah di Bendul Merisi

Jenis pekerjaan yang ditawarkan meliputi sopir pribadi, pekerja salon, hingga asisten rumah tangga.

Sementara itu, Turki semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir.

Mayoritas pekerja migran asal Sampang yang ditempatkan di negara tersebut direkrut untuk bekerja di sektor pariwisata, terutama sebagai karyawan hotel.

Dengan permintaan tenaga kerja yang cukup tinggi, Turki dinilai sebagai destinasi alternatif yang menjanjikan.

Keberangkatan ratusan warga ini difasilitasi melalui sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang telah mengantongi izin resmi dari pemerintah.

Beberapa perusahaan yang terlibat antara lain PT Timur Raya Jaya Lestari dan PT Al Zubara Manpower Indonesia.

Sebelum diberangkatkan, setiap calon PMI wajib melengkapi dokumen administrasi, mulai dari KTP, paspor, hingga perjanjian kerja.

Baca Juga :  Pasar Murah di Sampang: Solusi Ekonomis untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selain itu, verifikasi data dilakukan tidak hanya di tingkat Disnaker Sampang, tetapi juga melalui pihak perusahaan penyalur. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa seluruh pekerja memiliki perlindungan hukum yang kuat saat berada di negara tujuan.

Motivasi Ekonomi Jadi Faktor Utama

Uriantono menambahkan, dorongan terbesar masyarakat untuk bekerja ke luar negeri adalah faktor ekonomi keluarga.

Banyak warga menilai bahwa peluang penghasilan di Arab Saudi maupun Turki jauh lebih besar dibandingkan bekerja di Sampang.

Dengan gaji yang lebih tinggi, para pekerja berharap bisa meningkatkan taraf hidup keluarga, membiayai pendidikan anak, hingga membuka peluang usaha setelah masa kontrak kerja berakhir.

Fenomena meningkatnya jumlah PMI dari Kabupaten Sampang pada 2025 mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk mencari penghidupan di luar negeri.

Baca Juga :  Kriteria Warga yang Dinyatakan Tidak Berhak Menerima Bantuan Sosial, Ini Penjelasan Lengkapnya

Dengan dukungan Disnaker serta perusahaan penyalur resmi, keberangkatan mereka diharapkan dapat berlangsung aman, legal, dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi keluarga maupun daerah asal.

Langkah legalisasi dan verifikasi dokumen yang ketat menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk memastikan perlindungan PMI, sekaligus mencegah risiko penipuan atau penempatan ilegal.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026
Jelang Lebaran, Bapanas Sidak ke Pasar Legi Ponorogo: Harga Bapokting Terpantau Stabil
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Thursday, 5 March 2026 - 11:20 WIB

Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Wednesday, 4 March 2026 - 12:12 WIB

Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026

Berita Terbaru