CV Sinar Abadi merupakan perusahaan dagang yang bergerak di bidang penjualan perlengkapan rumah tangga. Untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan, penting dilakukan pencatatan transaksi, perhitungan harga pokok penjualan (HPP), hingga penyusunan laporan laba rugi.
Jika Anda sedang mencari referensi jawaban terkait transaksi dan laporan keuangan CV Sinar Abadi untuk bulan Juni 2025, artikel ini akan memberikan pembahasan lengkap, sederhana, dan mudah dipahami.
Soal Lengkap
CV Sinar Abadi adalah perusahaan dagang yang menjual perlengkapan rumah tangga. Berikut adalah data transaksi dan informasi keuangan untuk bulan Juni 2025:
Data Transaksi:
1 Juni: Membeli barang dagangan secara kredit dari PT Maju Jaya sebesar Rp15.000.000
5 Juni: Menjual barang dagangan secara tunai sebesar Rp10.000.000
10 Juni: Membayar utang kepada PT Maju Jaya sebesar Rp15.000.000
15 Juni: Menjual barang dagangan secara kredit ke Toko Sejahtera sebesar Rp12.000.000
20 Juni: Menerima pelunasan dari Toko Sejahtera sebesar Rp12.000.000
Informasi Keuangan:
Persediaan awal: Rp8.000.000
Retur pembelian: Rp1.000.000
Potongan pembelian: Rp500.000
Beban angkut pembelian: Rp300.000
Persediaan akhir: Rp6.000.000
Retur penjualan: Rp1.000.000
Potongan penjualan : Rp500 .000
Beban gaji: Rp3.000.000
Beban listrik: Rp500.000
Beban penyusutan: Rp500.000
Pertanyaan:
-
Catat transaksi ke dalam jurnal khusus yang sesuai.
-
Hitunglah Harga Pokok Penjualan (HPP).
-
Susunlah Laporan Laba Rugi untuk bulan Juni 2025.
-
Jelaskan fungsi laporan keuangan bagi perusahaan dagang
Pembahasan Lengkap dan Mudah Dipahami
1. Pencatatan Transaksi ke dalam Jurnal Khusus
Pada perusahaan dagang, transaksi dicatat ke dalam jurnal khusus: jurnal pembelian, jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, dan jurnal pengeluaran kas.
a. Jurnal Pembelian
| Tanggal | Keterangan | Debit | Kredit |
|---|---|---|---|
| 1 Juni | Pembelian | Rp15.000.000 | Utang Dagang Rp15.000.000 |
b. Jurnal Penjualan
| Tanggal | Keterangan | Debit | Kredit |
|---|---|---|---|
| 5 Juni | Kas | Rp10.000.000 | Penjualan Rp10.000.000 |
| 15 Juni | Piutang Dagang | Rp12.000.000 | Penjualan Rp12.000.000 |
c. Jurnal Penerimaan Kas
| Tanggal | Keterangan | Debit | Kredit |
|---|---|---|---|
| 20 Juni | Kas | Rp12.000.000 | Piutang Dagang Rp12.000.000 |
d. Jurnal Pengeluaran Kas
| Tanggal | Keterangan | Debit | Kredit |
|---|---|---|---|
| 10 Juni | Utang Dagang | Rp15.000.000 | Kas Rp15.000.000 |
2. Perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP)
Perhitungan HPP menggunakan rumus:
a. Hitung Pembelian Bersih
b. Hitung HPP
3. Laporan Laba Rugi Juni 2025
a. Hitung Penjualan Bersih
b. Hitung Laba Kotor
c. Hitung Beban Operasional
d. Hitung Laba Bersih
Laporan Laba Rugi CV Sinar Abadi – Juni 2025
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Penjualan Bersih | Rp20.500.000 |
| Harga Pokok Penjualan | (Rp15.800.000) |
| Laba Kotor | Rp4.700.000 |
| Beban Gaji | Rp3.000.000 |
| Beban Listrik | Rp500.000 |
| Beban Penyusutan | Rp500.000 |
| Total Beban Operasional | Rp4.000.000 |
| Laba Bersih | Rp700.000 |
4. Fungsi Laporan Keuangan bagi Perusahaan Dagang
Laporan keuangan memiliki fungsi penting, antara lain:
a. Menilai Kinerja Perusahaan
Pemilik dan manajemen dapat menilai apakah perusahaan menghasilkan laba atau mengalami kerugian.
b. Membantu Pengambilan Keputusan
Informasi keuangan digunakan untuk menentukan pembelian, penjualan, investasi, serta strategi bisnis.
c. Menjadi Dasar Evaluasi Efisiensi
Biaya operasional dan HPP dapat dianalisis untuk mengetahui efisiensi operasional.
d. Menjadi Informasi bagi Pihak Eksternal
Investor, kreditor, dan pihak lain dapat menilai kesehatan keuangan perusahaan.
Kesimpulan
Data transaksi dan informasi keuangan yang disajikan memungkinkan penyusunan jurnal khusus, perhitungan HPP, serta laporan laba rugi dengan hasil laba bersih sebesar Rp700.000 pada bulan Juni 2025. Informasi ini menjadi dasar penting untuk menilai kinerja dan kondisi keuangan CV Sinar Abadi.











