UMKMJATIM.COM – Upaya mengembangkan Kencong sebagai salah satu pusat penggerak ekonomi baru di Kabupaten Jember semakin mendapatkan momentum.
Dalam sebuah kegiatan bertajuk Bunga Desaku, pemerintah daerah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta menunjukkan keseriusan dalam menciptakan lingkungan investasi yang sehat.
Acara ini sekaligus menjadi ruang bagi pemangku kepentingan untuk saling bertukar gagasan mengenai kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
Dalam forum tersebut, muncul pandangan bahwa keberadaan pengusaha lokal yang memiliki komitmen kuat, seperti sosok pengusaha yang dikenal masyarakat setempat, dinilai mampu membuka arah baru bagi pertumbuhan ekonomi Kencong.
Disebutkan bahwa potensi besar yang dimiliki wilayah ini sebenarnya telah lama menjadi perhatian, namun membutuhkan penguatan ekosistem agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dukungan pemerintah daerah pun menjadi faktor penting agar aktivitas ekonomi dapat berkembang secara optimal.
Pemerintah Kabupaten Jember kemudian menyampaikan bahwa mereka telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menarik minat investor agar berperan dalam pembangunan kawasan ini.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah adanya kemudahan investasi yang akan diberikan melalui mekanisme yang lebih efisien dan responsif.
Pemerintah menilai bahwa percepatan pembangunan hanya bisa dicapai apabila jalur masuk investor dibuat lebih ramah serta tidak terkendala birokrasi yang berbelit.
Selain itu, Pemkab Jember juga menyinggung mengenai kesiapan mereka untuk memberikan insentif fiskal bagi calon investor.
Opsi ini ditawarkan tanpa menimbulkan beban pajak tambahan bagi masyarakat, sehingga manfaatnya lebih bersifat mendorong kegiatan pembangunan daripada menciptakan tekanan finansial.
Insentif yang diberikan pun diharapkan dapat membantu investor mengelola modal serta mempercepat realisasi proyek-proyek strategis di berbagai sektor.
Penekanan juga diberikan pada prinsip bahwa pemberian insentif bukanlah semata-mata fasilitas untuk pelaku usaha, melainkan langkah yang diproyeksikan membawa manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar lokasi investasi.
Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap kegiatan usaha yang dikembangkan mampu menghasilkan dampak ekonomi positif,
mulai dari terbukanya lapangan kerja hingga peningkatan kualitas layanan publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, pembangunan Kencong sebagai kawasan strategis disebut menghadapi peluang besar apabila digarap secara kolaboratif.
Kesiapan pemerintah menyediakan dukungan dan kemudahan, serta hadirnya pelaku usaha yang memiliki visi keberlanjutan, dinilai akan memperkuat posisi Kencong sebagai lokomotif ekonomi baru di Jember.
Tidak hanya berbicara mengenai investasi fisik, pemerintah juga berharap terjadi pertumbuhan yang menyentuh aspek sosial-ekonomi masyarakat, sehingga kesejahteraan dapat meningkat sejalan dengan pembangunan yang dilakukan.
Kegiatan Bunga Desaku pun dipandang sebagai wujud nyata bahwa pemerintah ingin menjaga kedekatan dengan warga sekaligus mendengar aspirasi langsung mengenai pembangunan daerah.
Dari dialog yang terjalin, diperoleh gambaran bahwa masyarakat menyambut baik perhatian yang diberikan kepada Kencong.
Pemerintah menilai hal ini sebagai sinyal positif untuk terus melanjutkan program pembangunan secara terarah dan berkelanjutan.
Melalui dukungan penuh terhadap investasi dan penguatan ekosistem ekonomi lokal, Kencong kini berada pada jalur yang tepat menuju identitas baru sebagai salah satu pusat pertumbuhan Jember.
Dengan kolaborasi yang terjaga antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, wilayah ini diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan transformasi ekonomi daerah.***











