Megprenuer Batch III Resmi Dibuka, Pemkab Lamongan Dorong Lahirnya Wirausahawan Muda Kompetitif

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 11 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Program Megprenuer Batch III resmi dimulai setelah para peserta menjalani proses pendaftaran dan seleksi administrasi.

Acara pembukaan diselenggarakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dari ruang kerjanya di Gedung Pemkab Lamongan lantai 3 pada Selasa, 11 Juni 2025.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham menyampaikan pentingnya memaksimalkan sesi daring ini sebagai wadah belajar kewirausahaan.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengambil ilmu sebanyak mungkin dan mengaplikasikannya dalam pengembangan usaha mereka di masa depan.

Megprenuer sendiri merupakan program unggulan dari Pemerintah Kabupaten Lamongan yang dirancang untuk menjadi inkubator ide-ide bisnis dari kalangan milenial dan santripreneur.

Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

Baca Juga :  Novela Catering: Surga Kue Kering UMKM Sumenep yang Cocok untuk Stok Harian dan Bingkisan Spesial

Dirham juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membentuk UMKM yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Menurutnya, generasi muda harus mampu menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem wirausaha yang berkelanjutan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Upaya pemerintah daerah dalam mendukung sektor UMKM juga terlihat melalui berbagai inisiatif kerja nyata.

Salah satunya adalah fasilitasi ekspor yang berhasil mencapai nilai Rp20,7 triliun.

Selain itu, sebanyak 11 produk UMKM asal Lamongan lolos dalam proses kurasi di sejumlah pameran bergengsi,

enam di antaranya berhasil menjalin kemitraan dengan buyer dari Hong Kong, dan sepuluh produk telah dipasarkan melalui jaringan ritel nasional seperti Alfamart.

Baca Juga :  UMKM Malang Raya Didorong Naik Kelas: Penguatan Ekosistem dari Hulu ke Hilir Jadi Fokus Utama

Upaya memperkuat peran UMKM juga diperkuat dengan adanya Surat Edaran dari Bupati Lamongan Yuhronur Efendi,

yang mendorong seluruh instansi pemerintah dan pelaku usaha swasta untuk mengutamakan penggunaan produk lokal dalam operasional mereka.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuh kembangnya pelaku usaha kecil di wilayah Lamongan.

Di lain pihak, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, Etik Sulistyani, menyebutkan bahwa sesi daring Megprenuer Batch III diikuti oleh 466 peserta yang tersebar di berbagai wilayah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 78 persen peserta sudah menjalankan usaha, sedangkan sisanya memiliki ide bisnis yang tengah dikembangkan.

Etik juga menyampaikan bahwa program Megprenuer yang telah berjalan sejak batch pertama dan kedua, berhasil menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan anak muda.

Baca Juga :  Besaran Dana BPNT dan PKH Tahap 3: Cek Jumlah yang Cair ke Rekening Penerima

Beberapa alumni bahkan kini berperan sebagai mentor dalam berbagai program pelatihan kewirausahaan.

Setelah sesi daring berakhir pada 12 Juni, panitia akan menyeleksi 200 peserta terbaik yang memenuhi kriteria untuk mengikuti pelatihan lanjutan secara offline.

Langkah ini menjadi bagian dari proses pendampingan lebih intensif dalam membangun kapasitas bisnis peserta.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan antusiasme peserta yang tinggi,

Megprenuer Batch III diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya generasi wirausaha muda Lamongan yang inovatif, mandiri, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi perekonomian lokal.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru