Waspada Penipuan KUR BRI, Kenali Ciri-Ciri SMS dan WhatsApp Palsu Agar Tidak Jadi Korban

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 15 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Penipuan yang mengatasnamakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI semakin marak terjadi seiring tingginya minat masyarakat terhadap pembiayaan usaha.

Modus yang paling sering digunakan pelaku adalah mengirimkan pesan singkat melalui SMS atau aplikasi WhatsApp yang mengklaim berasal dari pihak bank.

Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami ciri-ciri pesan palsu agar tidak mudah tertipu.

Salah satu tanda paling umum dari pesan KUR BRI palsu adalah identitas pengirim yang tidak jelas.

Pesan penipuan biasanya dikirim melalui nomor pribadi atau nomor acak yang tidak terdaftar sebagai kontak resmi bank.

Pihak perbankan pada umumnya menggunakan saluran komunikasi resmi, baik berupa nomor layanan pelanggan, akun terverifikasi, maupun kantor cabang yang jelas keberadaannya.

Baca Juga :  Syarat Terbaru Pengajuan KUR BRI: Panduan Lengkap untuk UMKM yang Ingin Mendapat Modal Usaha

Ciri berikutnya dapat dilihat dari isi pesan yang menjanjikan pencairan KUR secara instan tanpa melalui proses verifikasi.

Pelaku sering mengiming-imingi korban dengan janji dana cepat cair tanpa survei usaha, tanpa pengecekan dokumen, atau tanpa prosedur perbankan lainnya.

Padahal, dalam proses resmi, pengajuan KUR selalu melalui tahapan administrasi dan analisis kelayakan yang ketat.

Pesan penipuan juga kerap menyertakan tautan mencurigakan yang meminta penerima untuk mengisi data pribadi.

Tautan tersebut biasanya mengarah ke situs palsu yang menyerupai laman resmi bank.

Melalui cara ini, pelaku berusaha mencuri informasi sensitif seperti nomor KTP, nomor rekening, PIN, hingga kode OTP.

Bank tidak pernah meminta data rahasia melalui pesan singkat atau tautan yang dikirim secara personal.

Baca Juga :  OJK Malang: Ratusan Pengaduan Pinjol Ilegal Masuk, Waspadai Modus Penipuan Berkedok Part-Time

Tanda lain yang patut diwaspadai adalah permintaan biaya pendaftaran atau administrasi.

Dalam pesan palsu, pelaku sering mengarahkan korban untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya pengurusan, aktivasi, atau percepatan pencairan KUR.

Perlu diketahui bahwa pengajuan KUR BRI tidak dipungut biaya di luar ketentuan resmi yang berlaku dan tidak dilakukan melalui transfer ke rekening pribadi.

Dari sisi bahasa, pesan KUR palsu umumnya disusun secara tidak profesional.

Bahasa yang digunakan cenderung tidak formal, banyak kesalahan penulisan, serta penggunaan kata-kata yang terkesan mendesak.

Pelaku sering menciptakan rasa panik agar korban segera merespons tanpa berpikir panjang.

Dengan memahami berbagai ciri tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan KUR BRI.

Baca Juga :  Festival Ramadan PT Pegadaian Area Malang: Wadah Edukasi, UMKM, dan Kebersamaan

Jika menerima pesan yang mencurigakan, langkah terbaik adalah tidak menanggapi dan segera melakukan konfirmasi melalui kantor cabang BRI terdekat atau kanal layanan resmi bank.

Kewaspadaan sejak awal menjadi kunci utama untuk menghindari kerugian finansial dan penyalahgunaan data pribadi.

Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan jalur resmi dalam mengakses informasi dan layanan perbankan agar terhindar dari modus penipuan yang semakin beragam.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru