Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 23 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga kedelai naik membuat produsen tempe di Tuban memperkecil ukuran produk agar harga jual tetap terjangkau.

Harga kedelai naik membuat produsen tempe di Tuban memperkecil ukuran produk agar harga jual tetap terjangkau.

Kenaikan harga kedelai kembali memberikan tekanan bagi pelaku usaha tempe di Kabupaten Tuban. Sejumlah produsen memilih memperkecil ukuran produk yang dijual kepada konsumen sebagai langkah agar usaha tetap berjalan tanpa menaikkan harga jual secara drastis.

Kondisi ini terjadi karena harga bahan baku utama mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Para produsen mengaku menghadapi dilema antara mempertahankan ukuran produk atau menaikkan harga yang dikhawatirkan dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Produsen Pilih Kurangi Ukuran Tempe

Seorang produsen tempe di Tuban mengaku terpaksa menyesuaikan ukuran produk agar biaya produksi tetap terkendali.

“Kami tidak menaikkan harga, tapi ukuran tempenya yang dikurangi karena harga kedelai naik,” ujarnya.

Baca Juga :  Batik Tenun Gedog Tuban Dekati Sertifikat Indikasi Geografis, Siap Angkat Ekonomi Daerah

Keputusan tersebut diambil agar konsumen tidak mengalami lonjakan harga yang terlalu besar, meski di sisi lain keuntungan produsen juga ikut tertekan.

Menurut pelaku usaha, perubahan ukuran produk dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi pasar.

Harga Bahan Baku Jadi Beban Utama

Kedelai menjadi komponen biaya terbesar dalam produksi tempe. Ketika harga bahan baku mengalami kenaikan, dampaknya langsung dirasakan pelaku usaha skala kecil dan menengah.

Selain kedelai, produsen juga menghadapi kenaikan biaya pendukung lainnya, seperti transportasi dan kebutuhan operasional produksi. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha harus mencari berbagai strategi agar usaha tetap bertahan.

Daya Beli Konsumen Jadi Pertimbangan

Para pelaku usaha mengaku menaikkan harga secara langsung bukan pilihan mudah. Mereka khawatir langkah tersebut justru membuat konsumen beralih ke produk lain atau mengurangi pembelian.

Baca Juga :  Cermat Memanfaatkan Fintech Lending: Solusi Modal Usaha yang Praktis dan Aman

“Konsumen juga sedang sulit. Kalau harga langsung naik banyak, takut pembeli berkurang,” katanya.

Karena itu, sebagian produsen memilih mempertahankan harga lama sambil menyesuaikan ukuran produk yang dipasarkan.

Pelaku Usaha Berharap Harga Stabil

Para produsen berharap harga kedelai dapat kembali stabil agar aktivitas usaha berjalan normal. Sebab tempe merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki permintaan tinggi di masyarakat.

Selain menjadi sumber pendapatan bagi produsen, industri tempe juga memiliki keterkaitan dengan sektor perdagangan dan distribusi di daerah. Stabilitas harga bahan baku dinilai penting agar rantai pasok pangan tetap terjaga.

Dengan kondisi saat ini, para pelaku usaha berharap adanya solusi untuk menjaga ketersediaan dan harga kedelai agar beban produsen tidak terus meningkat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan
Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair
Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta
Rupiah Tembus Rp17.646 per Dolar! Kadin Jatim Desak Pemerintah Geser Anggaran Demi Cegah Gelombang PHK
Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 08:56 WIB

Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan

Friday, 22 May 2026 - 19:54 WIB

Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan

Friday, 22 May 2026 - 16:50 WIB

Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair

Friday, 22 May 2026 - 14:38 WIB

Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta

Friday, 22 May 2026 - 14:35 WIB

Rupiah Tembus Rp17.646 per Dolar! Kadin Jatim Desak Pemerintah Geser Anggaran Demi Cegah Gelombang PHK

Berita Terbaru