Pemkab Sidoarjo Dorong Petani Pertahankan Sawah demi Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 24 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Hj. Mimik Idayana, Wakil Bupati Sidoarjo, mengajak kepada para petani untuk tetap mempertahankan lahan pertanian mereka dan tidak tergoda untuk menjualnya kepada pengembang properti.

Langkah ini dianggap penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian di tengah pesatnya urbanisasi.

Pentingnya Menjaga Lahan Pertanian

Dalam beberapa kesempatan, Hj. Mimik Idayana menekankan bahwa pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah.

Ia mengingatkan bahwa alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan atau industri dapat mengancam ketahanan pangan dan mengurangi lapangan pekerjaan di sektor pertanian.

Oleh karena itu, ia mengimbau para petani untuk tetap mempertahankan lahan mereka agar tetap produktif dan lestari.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Porong Akhirnya Terima Buku Lapak Resmi, Bukti Kepastian Hukum dari Pemkab Sidoarjo

Dukungan Pemerintah untuk Petani

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Sidoarjo telah menyalurkan berbagai bantuan kepada petani.

Pada 20 Mei 2025, sebanyak 15 unit hand traktor dan satu unit combine harvester diserahkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah tersebut.

Bantuan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Pertanian RI yang disalurkan melalui aspirasi Dewan Pengurus Daerah Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Hj. Mimik Idayana berharap bantuan alat dan mesin pertanian ini dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

Ia juga mengajak para petani untuk merawat dan menggunakan alat tersebut dengan sebaik-baiknya agar hasil pertanian Sidoarjo semakin meningkat dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Sidak Pasar Porong: Upaya Pemkab Sidoarjo Menjaga Stabilitas Pangan Selama Ramadan

Program Pembiayaan dengan Bunga Rendah

Selain bantuan alat pertanian, Pemkab Sidoarjo juga menyediakan fasilitas pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga rendah sebesar 2 persen per tahun.

Program ini dikelola oleh BPR Delta Artha Perseroda dan ditujukan khusus untuk pelaku usaha mikro di sektor pertanian dan perikanan.

Dengan adanya program ini, diharapkan petani dapat memperoleh modal usaha dengan lebih mudah dan terjangkau.

Apresiasi dari Petani

Khoiri, seorang petani asal Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo, menyambut gembira bantuan hand traktor yang diberikan pemerintah.

Ia mengaku selama ini harus menyewa hand traktor dari desa lain karena alat miliknya rusak, yang tentunya menambah beban biaya produksi.

Baca Juga :  Dorong Pasar Ber-SNI, Legislator Minta Revitalisasi Pasar Wadungasri Sidoarjo

Lewat bantuan ini, ia merasa lebih semangat dalam bertani dan memiliki rasa optimis terhadap masa depan pertanian di Sidoarjo.

Komitmen Terus Berlanjut

Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak kepada petani.

Dengan menjaga lahan pertanian tetap produktif dan memberikan dukungan yang dibutuhkan, diharapkan ketahanan pangan di Sidoarjo dapat terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat.

Langkah-langkah nyata yang diambil oleh Pemkab Sidoarjo menunjukkan keberpihakan kepada para petani, juga keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Dengan dukungan penuh pemerintahan setempat, sektor pertanian di Sidoarjo diharapkan bisa terus tumbuh dan menjadi penopang utama perekonomian daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru