10 Ide UMKM Menguntungkan di Desa yang Layak Dicoba

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Letak geografis desa yang umumnya jauh dari pusat kota sering kali menciptakan tantangan tersendiri dalam mengakses kebutuhan sehari-hari.

Namun, kondisi ini justru menghadirkan peluang besar bagi warga desa untuk membangun usaha yang dapat memenuhi kebutuhan lingkungan sekitar.

Tidak heran jika berbagai jenis UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) berkembang pesat di desa. Berikut ini adalah 10 contoh ide UMKM yang banyak dijumpai dan potensial dijalankan di pedesaan.

1. Warung Sembako

Warung sembako menjadi kebutuhan utama warga desa karena tidak semua wilayah memiliki akses ke minimarket modern.

Usaha ini termasuk yang paling stabil dan menguntungkan karena produk yang dijual adalah kebutuhan pokok.

2. Warung Makan atau Warung Kopi

Desa dikenal dengan budaya berkumpul dan bersosialisasi.

Baca Juga :  Rahasia Perawatan Ternak Puyuh: Menjaga Produktivitas dan Kesehatan Secara Optimal

Warung makan sederhana sering menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menikmati makanan rumahan dan camilan seperti gorengan.

Modalnya terjangkau, tapi perputaran uangnya cepat.

3. Usaha Jahit Rumahan

Bisnis menjahit di desa kerap kebanjiran pesanan, terutama saat musim tahun ajaran baru, lebaran, atau menjelang pesta pernikahan.

Peluangnya besar dengan permintaan yang cukup konsisten.

4. Agen Gas LPG

Warga desa kini banyak yang menggunakan LPG untuk memasak.

Menjadi agen gas LPG dapat menjawab kebutuhan warga akan kemudahan akses gas, apalagi jika belum ada banyak pesaing di sekitar.

5. Berjualan Donat

Donat merupakan salah satu camilan yang digemari anak-anak.

Dengan variasi topping menarik dan rasa yang lezat, usaha ini bisa dikembangkan dengan modal yang minim.

Baca Juga :  Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Pengusaha Pemula

6. Usaha Gorengan

Gorengan menjadi camilan favorit hampir di setiap daerah.

Di desa, usaha ini mudah dijalankan, hanya memerlukan peralatan sederhana dan bahan baku terjangkau.

7. Produk Makanan Olahan Khas Desa

Banyak desa memiliki hasil pertanian atau buah-buahan lokal yang bisa diolah menjadi produk bernilai jual tinggi seperti keripik, dodol, atau manisan.

Jika dikemas dan diberi merek, produk ini bisa dijual sebagai oleh-oleh khas daerah.

8. Jualan Pulsa dan Paket Data

Masyarakat desa juga mengikuti perkembangan teknologi.

Penjualan pulsa dan kuota internet menjadi bisnis yang mudah dilakukan karena target pasarnya luas dan kebutuhannya berkelanjutan.

9. Penjualan Token Listrik

Tidak semua warga desa mahir mengisi token listrik sendiri.

Menyediakan layanan isi ulang token bisa menjadi solusi praktis sekaligus usaha yang menguntungkan.

Baca Juga :  Menjadikan Momen Hari Lebaran Lebih Berkesan dengan Jasa Fotografi dan Videografi

10. Salon Rumahan

Kebutuhan untuk tampil rapi dan menarik tidak hanya dirasakan oleh warga kota.

Di desa pun, salon rumahan tetap ramai pelanggan, khususnya saat acara-acara tertentu seperti hajatan atau lebaran.

Desa menawarkan banyak peluang usaha bagi siapa pun yang jeli melihat kebutuhan masyarakat sekitar.

Berbagai jenis UMKM seperti warung sembako, jasa jahit, hingga penjualan pulsa dan makanan ringan dapat menjadi ladang rezeki yang menjanjikan.

Dengan modal yang relatif kecil namun potensi keuntungan yang tinggi, usaha-usaha ini bisa menjadi fondasi ekonomi yang kuat di pedesaan.

Maka, tidak ada salahnya mulai mempertimbangkan ide-ide di atas sebagai langkah awal membangun usaha mandiri di kampung halaman.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru