Pertamina Patra Niaga Siapkan Satgas Nataru 2025–2026 untuk Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Jatimbalinus

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 2 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Menjelang momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengambil langkah cepat dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru.

Satgas ini mulai beroperasi sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026 untuk memastikan kelancaran suplai energi bagi masyarakat yang melakukan aktivitas perjalanan, berwisata, maupun menggunakan transportasi darat dan udara.

Periode pembentukan Satgas tahun ini dimulai lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap lonjakan konsumsi energi yang biasanya terjadi di akhir tahun.

Secara nasional, terdapat proyeksi tiga puncak pergerakan masyarakat, yakni pada 24–25 Desember 2025, malam pergantian tahun 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, serta arus balik pada 2–4 Januari 2026.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Porong Akhirnya Terima Buku Lapak Resmi, Bukti Kepastian Hukum dari Pemkab Sidoarjo

Ketiga periode tersebut diprediksi menjadi titik paling krusial bagi distribusi energi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi sepanjang masa libur panjang.

Menurutnya, kebutuhan BBM dan LPG diprediksi meningkat seiring dengan naiknya aktivitas perjalanan masyarakat menjelang akhir tahun.

“Peningkatan ini terjadi karena masyarakat banyak melakukan perjalanan liburan, pulang kampung, maupun kegiatan keagamaan.

Oleh karena itu, distribusi energi harus benar-benar kami pastikan aman,” ujar Ahad, Selasa (2/12/2025).

Untuk menjamin kelancaran penyaluran energi, Pertamina mengoperasikan sistem monitoring real-time melalui command center Satgas Nataru.

Dengan sistem ini, kondisi stok, distribusi, hingga potensi lonjakan permintaan dapat dipantau setiap saat.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Tuban: Bakorwil II Bojonegoro Dorong Stabilitas Harga dan Ekonomi Lokal Menjelang Nataru

Jika terjadi peningkatan konsumsi yang signifikan, penambahan suplai dapat dilakukan dengan cepat agar pasokan tetap stabil.

Pertamina Patra Niaga juga memaparkan perkiraan konsumsi energi selama periode Satgas.

Konsumsi BBM jenis Gasoline diprediksi naik sekitar 8,4% dari rata-rata normal 19.580 kiloliter per hari.

Peningkatan ini wajar karena mayoritas masyarakat menggunakan kendaraan pribadi untuk perjalanan libur.

Sebaliknya, konsumsi BBM jenis Gasoil diperkirakan turun 5,1% dari angka normal 9.596 kiloliter per hari.

Penurunan tersebut berkaitan dengan berkurangnya kegiatan industri selama masa libur akhir tahun.

Untuk kebutuhan rumah tangga, konsumsi minyak tanah (Mitan) diprediksi meningkat sekitar 8,5% dari rata-rata harian 348 kiloliter.

Sementara itu, penggunaan LPG diperkirakan naik 3,4% dari konsumsi rata-rata 6.184 metrik ton per hari.

Tren ini mencerminkan meningkatnya aktivitas memasak dan kebutuhan energi domestik selama liburan.

Baca Juga :  Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi Gas LPG 3 Kg Tepat Sasaran dan Lancar

Tidak hanya berfokus pada BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan Avtur di 13 bandara yang berada di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Ketersediaan Avtur sangat penting mengingat peningkatan frekuensi penerbangan selama arus mudik maupun arus balik Nataru.

Dengan pasokan Avtur yang aman, operasional penerbangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Melalui kesiapan Satgas Nataru 2025–2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan pasokan energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Upaya pengawasan intensif, penambahan suplai sesuai kebutuhan, dan koordinasi dengan berbagai sektor menjadi kunci untuk memastikan aktivitas libur akhir tahun dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan distribusi energi.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:38 WIB

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Berita Terbaru

Kenali jenis alkohol dalam produk kosmetik dan obat, mulai dari ethanol hingga cetyl alcohol, beserta fungsi, manfaat, dan cara memilihnya tepat.

Berita

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Monday, 27 Apr 2026 - 09:38 WIB