Pemerintah desa dan masyarakat Desa Rejomulyo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah mengembangkan budidaya pisang Cavendish dengan target menjadikan wilayahnya sebagai salah satu sentra penghasil pisang unggulan di Kabupaten Magetan.
Inisiatif ini bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan warga untuk meningkatkan ketahanan pangan desa sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Pisang Cavendish dipilih karena permintaannya yang terus meningkat serta prospek pasar yang dinilai cukup baik.
Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, mengatakan bahwa program ini memanfaatkan dana ketahanan pangan desa untuk membeli bibit unggul pisang Cavendish yang kemudian dibagikan kepada warga yang memiliki lahan pekarangan. Dengan langkah ini, desa ingin mendorong masyarakat agar mau menanam tanaman produktif yang memberi nilai tambah ekonomi.
Aris menjelaskan bahwa targetnya dalam kurun waktu satu tahun ke depan, Rejomulyo sudah dikenal luas sebagai penghasil pisang Cavendish di Kabupaten Magetan. Harapan tersebut sejalan dengan dorongan pemerintah setempat untuk memperkuat program ketahanan pangan serta menyediakan buah bergizi untuk konsumsi lokal.
Langkah ini juga didukung oleh program pemerintah daerah yang mendorong orang tua dan keluarga menanam tanaman produktif di pekarangan rumah, termasuk varietas buah seperti pisang Cavendish.
Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan pendapatan warga sekaligus menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Program budi daya pisang Cavendish di Rejomulyo menunjukkan bagaimana pertanian buah tropis yang populer di berbagai daerah bisa dijadikan sebagai komoditas unggulan di tingkat desa.
Seperti di daerah lain di Jawa Timur maupun Indonesia, jenis pisang ini memiliki pasar yang luas karena permintaan konsumen yang terus stabil.
Pengembangan tersebut juga diharapkan menarik perhatian pelaku usaha dan investor untuk melihat potensi pasar pisang Cavendish di Magetan, sehingga bisa memperluas jaringan pemasaran dan membuka peluang kerja sama.











