7 Tips Jitu Mengatur Cash Flow UMKM agar Bisnis Tetap Lancar dan Tumbuh

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 10 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Mengatur arus kas (cash flow) adalah salah satu tantangan terbesar bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Banyak bisnis yang memiliki produk atau layanan bagus, namun akhirnya tutup karena tidak mampu mengelola arus kas dengan baik.

Padahal, cash flow yang sehat adalah nyawa dari sebuah usaha.

Cash flow adalah pergerakan uang masuk dan keluar dari bisnis Anda.

Bila uang masuk lebih besar dari pengeluaran, bisnis Anda memiliki arus kas positif.

Sebaliknya, jika pengeluaran lebih besar dari pemasukan, Anda akan mengalami arus kas negatif, yang bisa membahayakan kelangsungan usaha.

Berikut ini adalah tujuh tips praktis mengatur cash flow UMKM agar usaha Anda tetap stabil dan terus berkembang.

1. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memisahkan keuangan pribadi dan usaha.

Baca Juga :  Promo Besar! Diskon Tiket KAI Nataru 2025/2026 Mulai 22 Desember–10 Januari, Catat Tanggalnya!

Dengan cara ini, Anda bisa memantau arus kas usaha secara akurat.

Gunakan rekening bank khusus untuk bisnis dan catat setiap transaksi secara terpisah. Jangan campurkan kebutuhan rumah tangga dengan kebutuhan usaha.

2. Buat Anggaran Bulanan

Susun anggaran atau rencana keuangan setiap bulan untuk memperkirakan pemasukan dan pengeluaran.

Tentukan batas maksimal belanja operasional dan rancang strategi untuk meningkatkan pendapatan.

Dengan memiliki anggaran, Anda bisa mengontrol pengeluaran dan menghindari pemborosan yang tidak perlu.

3. Catat Semua Transaksi Secara Rutin

Kedisiplinan dalam mencatat semua transaksi, baik pemasukan maupun pengeluaran, sangat penting.

Gunakan buku kas, spreadsheet Excel, atau aplikasi keuangan digital untuk mempermudah pencatatan.

Dengan data transaksi yang lengkap, Anda dapat melihat pola pengeluaran dan membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.

Baca Juga :  7 Langkah Mudah Daftarkan Usaha UMKM Anda di Google Maps Agar Cepat Ditemukan Pelanggan!

4. Kelola Piutang dan Utang dengan Baik

Jangan biarkan piutang menumpuk terlalu lama. Tetapkan batas waktu pembayaran yang jelas kepada pelanggan dan lakukan penagihan secara konsisten.

Di sisi lain, kelola utang usaha dengan bijak dan bayar tepat waktu agar tidak terkena denda atau bunga tambahan.

Menjaga keseimbangan antara piutang dan utang akan membantu menjaga cash flow tetap lancar.

5. Pertimbangkan Sistem Pembayaran di Muka

Untuk menjaga arus kas tetap sehat, Anda bisa menerapkan sistem pembayaran di muka atau uang muka (DP) untuk produk atau jasa tertentu.

Ini akan membantu bisnis memiliki dana operasional lebih cepat dan mengurangi risiko keterlambatan pembayaran dari pelanggan.

6. Sediakan Dana Darurat Usaha

Sama seperti keuangan pribadi, bisnis juga memerlukan dana cadangan.

Dana darurat berguna untuk mengatasi situasi tak terduga, seperti penurunan penjualan, kenaikan harga bahan baku, atau kerusakan peralatan.

Baca Juga :  Mengoptimalkan Tabungan Pribadi sebagai Modal Usaha UMKM

Idealnya, simpan dana darurat setara 1–3 bulan pengeluaran operasional.

7. Tinjau Cash Flow Secara Berkala

Luangkan waktu untuk mengevaluasi arus kas setiap minggu atau setiap bulan.

Laporan arus kas akan membantu Anda mengetahui kondisi keuangan usaha secara real-time.

Dari situ, Anda bisa melihat apakah bisnis sedang untung, rugi, atau perlu perbaikan dalam pengelolaan keuangan.

Mengatur cash flow bukan hanya soal mencatat uang keluar dan masuk, tetapi juga soal perencanaan dan pengendalian keuangan secara menyeluruh.

Dengan mengelola arus kas secara disiplin, UMKM dapat bertahan di masa sulit dan berkembang lebih pesat di masa depan.

Jangan anggap remeh, karena cash flow yang sehat adalah fondasi utama bisnis yang sukses.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM
Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan
Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha
Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026
KUR BRI 2025 untuk UMKM Pemula, Peluang Modal Usaha dengan Bunga Ringan dan Syarat Mudah
Manfaat KUR BRI 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Lebih Berdaya Saing

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Wednesday, 31 December 2025 - 08:54 WIB

Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Monday, 29 December 2025 - 09:06 WIB

Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM

Friday, 26 December 2025 - 16:00 WIB

Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan

Tuesday, 23 December 2025 - 16:00 WIB

Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha

Berita Terbaru