Desa Tirtomarto Dirikan Koperasi Merah Putih, Fokus Distribusi Elpiji dan Penguatan Ekonomi Warga

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 10 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Desa Tirtomarto, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, secara resmi memfasilitasi pendirian Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa.

Koperasi ini sendiri telah diinisiasi berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, dengan fokus awal pada distribusi gas elpiji (LPG) bersubsidi yang merata dan tepat sasaran.

Kepala Desa Tirtomarto, Joni Suharyanto, mengonfirmasi bahwa koperasi tersebut telah berdiri melalui mekanisme pendirian koperasi yang terbaru, serta telah memiliki legalitas lengkap.

Ia menyebut bahwa Koperasi Merah Putih telah memperoleh izin resmi dan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), yang menjadi dasar hukum kuat untuk menjalankan berbagai kegiatan usaha ke depan.

Baca Juga :  Bupati Sidoarjo Pastikan PBB Tidak Naik, Rencana Penyesuaian Hanya untuk Industri dan Permukiman

Pada tahap awal operasionalnya, koperasi ini akan menjalankan unit usaha distribusi elpiji.

Joni menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap distribusi elpiji yang lebih adil dan terjangkau menjadi alasan utama mengapa sektor ini dijadikan prioritas.

Menurutnya, selama ini distribusi elpiji di desa masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti ketidaktepatan sasaran dan kelangkaan pada momen-momen tertentu.

Pemerintah desa berharap melalui koperasi yang dikelola secara transparan oleh warga sendiri, distribusi elpiji dapat lebih efektif sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat.

Dikelola secara gotong royong dan akuntabel, koperasi ini diharapkan menjadi model baru dalam pengelolaan kebutuhan pokok masyarakat.

Joni menegaskan bahwa pendirian koperasi bukan hanya bertujuan menyediakan barang, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang sehat.

Baca Juga :  Pengaruh Regulasi Emisi terhadap Kinerja Refinery

Ia percaya bahwa keterlibatan langsung warga dalam pengelolaan koperasi akan meningkatkan rasa memiliki, sekaligus memperkuat solidaritas ekonomi di tingkat desa.

Meskipun saat ini Koperasi Merah Putih baru berfokus pada sektor elpiji, rencana jangka menengah dan panjang sudah mulai disusun.

Pemerintah desa dan pengurus koperasi berencana memperluas usaha ke sektor bahan pokok penting (bapokting) lainnya, seperti beras, minyak goreng, dan gula.

Namun, Joni menekankan bahwa stabilisasi sistem distribusi elpiji menjadi prioritas utama sebelum koperasi memperluas usahanya ke sektor lain.

Langkah ini dipandang sebagai bentuk nyata upaya Pemerintah Desa Tirtomarto dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis koperasi rakyat.

Melalui inisiatif ini, desa tidak hanya berperan sebagai penerima program, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam pembangunan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Ojol Resmi UMKM: Akses Bansos dan BBM Subsidi Terbuka Lebar

Pendekatan ini sejalan dengan semangat Undang-Undang Desa yang mendorong pemberdayaan masyarakat serta pemanfaatan potensi lokal.

Dengan koperasi sebagai instrumen ekonomi, desa memiliki peluang besar untuk mewujudkan ketahanan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warganya.

Ke depan, keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain

di Kabupaten Malang dan sekitarnya untuk mengembangkan koperasi sebagai fondasi ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru