Peluang Emas Beternak Puyuh: Usaha Minim Modal, Maksimal Keuntungan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 15 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam dunia agribisnis, beternak puyuh menjadi salah satu alternatif usaha yang semakin dilirik karena potensi keuntungannya yang besar meski dengan modal terbatas.

Tidak hanya cocok untuk pemula, ternak puyuh juga sangat fleksibel dan dapat dijalankan sebagai bisnis sampingan yang tetap menghasilkan.

Produktivitas Telur Tinggi, Penghasilan Menjanjikan

Salah satu alasan utama banyak orang tertarik memulai ternak puyuh adalah tingkat produktivitas telurnya yang sangat tinggi.

Seekor puyuh betina mampu menghasilkan sekitar 250 hingga 300 butir telur dalam setahun.

Dengan jumlah yang konsisten dan kebutuhan pasar yang stabil, peternak memiliki peluang besar untuk memperoleh pendapatan rutin.

Telur puyuh sendiri dikenal sebagai sumber protein yang tinggi, rendah kolesterol, dan sangat digemari masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca Juga :  Strategi Jitu Membangun Bisnis yang Sukses dan Berkelanjutan

Ini menjadikan permintaan pasar terhadap telur puyuh cukup tinggi, terutama untuk konsumsi rumah tangga, usaha kuliner, dan industri makanan.

Modal Usaha Ringan, Cocok untuk Pemula

Berbeda dengan ternak ayam atau sapi yang membutuhkan dana besar di awal, usaha beternak puyuh dapat dimulai dengan modal kecil.

Biaya pembelian bibit puyuh, pembuatan kandang sederhana, serta kebutuhan pakan masih tergolong terjangkau bagi kebanyakan pelaku usaha mikro.

Selain itu, alat dan perlengkapan kandang yang diperlukan juga tidak rumit.

Cukup dengan rak bersusun, wadah pakan dan minum, serta lampu penerangan, seseorang sudah bisa memulai bisnis peternakan puyuh dari skala rumahan.

Tidak Membutuhkan Lahan Luas dan Waktu Intensif

Baca Juga :  Palotan Pindang: Kuliner Sarapan Khas Dasuk yang Melegenda dan Kaya Gizi

Salah satu keunggulan lainnya dari beternak puyuh adalah fleksibilitas lokasi.

Usaha ini bisa dijalankan di pekarangan rumah atau bahkan di sudut ruangan yang tidak terpakai, karena kandang puyuh tidak memerlukan lahan luas.

Desain kandang vertikal atau rak bersusun dapat menghemat ruang secara signifikan.

Dari sisi waktu, ternak puyuh juga tidak menuntut perhatian penuh sepanjang hari.

Dengan manajemen pakan dan kebersihan yang terjadwal, peternak tetap bisa menjalankan aktivitas utama lainnya, menjadikan usaha ini sangat ideal sebagai bisnis sampingan.

Peluang Usaha Sampingan yang Menguntungkan

Bagi karyawan, pelajar, atau ibu rumah tangga, beternak puyuh bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang stabil.

Bahkan, jika dikelola dengan serius, usaha ini bisa berkembang menjadi bisnis utama yang menghasilkan.

Baca Juga :  Kampung Madu Bringin: Ikon Wisata Edukatif dan Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas

Skala produksi pun bisa ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan permintaan pasar.

Lebih menarik lagi, selain menjual telur, peternak juga bisa memperoleh keuntungan tambahan dari penjualan puyuh afkir, kotoran puyuh sebagai pupuk organik, hingga daging puyuh yang memiliki nilai jual tinggi.

Dengan keuntungan berupa produktivitas tinggi, kebutuhan lahan dan modal yang minim, serta potensi pasar yang luas, usaha beternak puyuh menjadi pilihan cerdas bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis peternakan dari nol.

Peluang ini sangat cocok bagi pemula maupun pelaku usaha yang mencari alternatif penghasilan jangka panjang dengan risiko rendah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru