7 Tips Mengelola Produksi Saat Pesanan Meledak: Solusi Efektif untuk UMKM

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 21 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Salah satu tantangan besar bagi pelaku UMKM adalah ketika order tiba-tiba meningkat tajam—entah karena viral di media sosial, momen musiman seperti Lebaran, atau promosi besar-besaran.

Di satu sisi, ini pertanda baik bahwa produk Anda diminati pasar.

Namun di sisi lain, jika tidak dikelola dengan baik, lonjakan pesanan bisa menjadi bumerang dan mengganggu reputasi usaha.

Agar Anda tetap bisa memenuhi permintaan tanpa mengorbankan kualitas dan kepercayaan pelanggan, berikut adalah 7 tips mengelola produksi saat order melonjak tajam.

1. Buat Perencanaan Produksi yang Fleksibel

Segera evaluasi kapasitas produksi harian Anda. Hitung berapa unit yang bisa diproduksi secara realistis dan tetapkan target harian.

Baca Juga :  Platform Jurnal Riset Khusus: Menyediakan Akses Mudah ke Artikel dan Jurnal Berkualitas untuk Profesional

Rancang juga skenario cadangan apabila pesanan terus naik, misalnya dengan menambah jam kerja atau sistem shift.

2. Prioritaskan Pesanan Berdasarkan Deadline

Saat pesanan membludak, penting untuk mengatur skala prioritas.

Dahulukan order dengan tenggat waktu paling dekat atau pelanggan loyal.

Ini membantu menghindari penumpukan dan memperkecil risiko keterlambatan pengiriman.

3. Tingkatkan Tenaga Produksi Sementara

Pertimbangkan untuk merekrut tenaga tambahan, baik secara harian maupun freelance.

Pastikan mereka diberi pelatihan singkat agar memahami standar kualitas produk Anda.

Tenaga tambahan bisa jadi penyelamat utama saat beban produksi melonjak.

4. Jaga Kualitas Produk Tetap Konsisten

Meski dikejar target jumlah, kualitas tetap nomor satu.

Gunakan checklist produksi dan kontrol kualitas untuk memastikan setiap produk tetap sesuai standar.

Baca Juga :  Cara UMKM Menerapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan: Lebih Hemat, Lebih Hijau

Kualitas yang menurun bisa merusak reputasi dan membuat konsumen kecewa.

5. Optimalkan Stok Bahan Baku

Lakukan pengecekan bahan baku secara berkala. Jika memungkinkan, sediakan stok cadangan atau buat kesepakatan dengan supplier untuk pasokan darurat.

Kekurangan bahan saat order naik bisa jadi hambatan besar dalam proses produksi.

6. Manfaatkan Teknologi untuk Efisiensi

Gunakan software manajemen produksi atau spreadsheet untuk mencatat alur kerja, stok, hingga progres harian.

Ini mempermudah pengawasan dan pengambilan keputusan. Bahkan, aplikasi sederhana pun bisa sangat membantu saat volume order tinggi.

7. Komunikasi Terbuka dengan Pelanggan

Jika terjadi keterlambatan atau kendala, jangan diam saja. Sampaikan informasi dengan jujur dan profesional.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 2025, Ini Syarat dan Prosedur Resmi Jualan Hewan Kurban di Surabaya

Pelanggan umumnya lebih menerima penjelasan yang jujur daripada menunggu tanpa kepastian.

Transparansi juga membangun kepercayaan jangka panjang.

Produksi Lancar, Pelanggan Puas

Lonjakan order adalah berkah yang harus disambut dengan persiapan matang.

Dengan manajemen produksi yang tepat, Anda bisa tetap memenuhi permintaan pasar tanpa mengorbankan kualitas maupun kredibilitas brand.

Ingat, kunci utamanya adalah perencanaan, efisiensi, dan komunikasi.

Dengan tiga hal itu, UMKM Anda siap tumbuh lebih besar bahkan saat pesanan datang tak terduga.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM
Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan
Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha
Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026
KUR BRI 2025 untuk UMKM Pemula, Peluang Modal Usaha dengan Bunga Ringan dan Syarat Mudah
Manfaat KUR BRI 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Lebih Berdaya Saing

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Monday, 29 December 2025 - 09:06 WIB

Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM

Friday, 26 December 2025 - 16:00 WIB

Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan

Tuesday, 23 December 2025 - 16:00 WIB

Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha

Monday, 22 December 2025 - 18:23 WIB

Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026

Berita Terbaru