474 Koperasi Merah Putih Diluncurkan, Lamongan Mantapkan Ekonomi Desa Berbasis Gotong Royong

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 25 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUSURNUSA.COM – Sahabat Busurnusa, Pemerintah Kabupaten Lamongan resmi meluncurkan 474 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian desa berbasis kerakyatan.

Acara peluncuran ini berlangsung di Alun-Alun Lamongan pada Jumat (25/7/2025), ditandai dengan penyerahan langsung Surat Keputusan (SK) dan akta badan hukum kepada para kepala desa, lurah,

dan pengurus koperasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Lamongan.

Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan,  menegaskan bahwa pendirian KDMP bukan hanya sebatas pada aspek legalitas semata.

Ia menjelaskan, program ini dirancang sebagai sarana untuk memperkuat sinergi antara koperasi desa dengan lembaga perbankan,

khususnya bank-bank milik negara (Himbara) seperti BRI dan BNI yang telah menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung operasional koperasi.

Baca Juga :  Pemkot Madiun Dorong Produktivitas Pertanian dengan Dukungan Penuh untuk Petani

Menurut Yuhronur lagi, koperasi desa yang telah mengantongi badan hukum diwajibkan untuk segera beroperasi dan menjalin kemitraan strategis dengan pihak perbankan.

Tujuannya, agar koperasi mampu mengakses layanan keuangan dan memperluas jangkauan kegiatan ekonomi masyarakat.

Dirinya juga menekankan bahwa kehadiran KDMP menjadi salah satu implementasi dari amanat Pasal 33 UUD 1945, yang mengedepankan prinsip gotong royong dan juga keadilan sosial sebagaimana dikampanyekan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Oleh karena itu, koperasi desa ini diharapkan tidak berhenti hanya sebagai simbol legalitas, tetapi benar-benar menjadi penggerak utama ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Kami ingin koperasi ini menjadi kekuatan nyata yang mendorong pertumbuhan ekonomi desa, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong distribusi kesejahteraan yang lebih merata,” kata Yuhronur.

Baca Juga :  Jasa Penataan Virtual Office: Solusi Cerdas untuk Ruang Kerja Nyaman dari Rumah

Sementara itu, Kepala Diskopum Lamongan, Etik Sulistyani, mengungkapkan bahwa dengan peluncuran KDMP tersebut, jumlah koperasi resmi yang tercatat di Lamongan kini mencapai 1.804 unit.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan secara berkala untuk memastikan koperasi berjalan efektif dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

Etik mengakui bahwa jumlah tenaga pendamping koperasi masih terbatas.

Namun, dinas akan mengoptimalkan pendamping yang ada di setiap kecamatan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan berkala terhadap jalannya koperasi.

Ia menegaskan bahwa monitoring akan dilakukan terus-menerus demi keberhasilan program.

Dengan terbentuknya KDMP, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap tercipta ekosistem ekonomi desa yang inklusif, mandiri,

dan mampu menjadi solusi konkret terhadap persoalan kemiskinan dan pengangguran di tingkat lokal.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru