Petani Sumenep Sambut Awal Musim Hujan, Mulai Lakukan Penanaman Jagung 2025

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 24 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Timur mulai diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Salah satu daerah yang merasakan dampaknya adalah Kabupaten Sumenep. Turunnya hujan menjadi pertanda datangnya musim tanam baru, yang dinanti-nantikan oleh para petani setelah menghadapi musim kemarau cukup panjang.

Bagi para petani di wilayah ini, hujan pertama bukan sekadar perubahan cuaca, melainkan awal kehidupan baru bagi tanaman mereka.

Kondisi tanah yang mulai lembap menjadi waktu yang tepat untuk mulai menanam berbagai komoditas pertanian, terutama jagung, yang menjadi salah satu tanaman andalan di Sumenep.

Suyanto, seorang petani asal Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, mengungkapkan bahwa dirinya langsung memanfaatkan momen turunnya hujan untuk memulai proses tanam jagung.

Baca Juga :  Bulog Ponorogo Genjot Penyerapan Jagung, Target 26.500 Ton Dikejar Hingga Akhir 2025

Ia menjelaskan bahwa penanaman dilakukan segera setelah hujan pertama turun di wilayahnya.

Ia menuturkan bahwa dirinya sudah menebar benih jagung sejak seminggu terakhir setelah hujan mulai mengguyur desanya.

Bagi Suyanto, menanam jagung di awal musim hujan menjadi strategi terbaik agar tanaman bisa tumbuh optimal dan hasil panen lebih maksimal.

Suyanto juga mengungkapkan harapannya agar musim tanam kali ini bisa berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia berharap cuaca tetap stabil, ketersediaan pupuk memadai, dan harga jual hasil panen jagung nantinya bisa memberikan keuntungan yang layak bagi para petani.

Musim hujan yang mulai datang membawa harapan baru bagi sektor pertanian di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Pemkab Bangkalan Temukan Produk Kedaluarsa dan Kemasan Tak Sesuai Takaran

Para petani yang sebelumnya menunggu curah hujan kini mulai mengolah lahan dan menyiapkan bibit.

Jagung menjadi salah satu tanaman yang paling banyak ditanam karena memiliki daya tahan tinggi dan permintaan pasar yang stabil.

Selain jagung, sebagian petani juga memanfaatkan musim tanam ini untuk menanam kedelai dan padi, tergantung pada kondisi lahan dan ketersediaan air.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Sumenep juga disebut tengah memantau kesiapan lahan serta ketersediaan pupuk bersubsidi agar proses tanam dapat berjalan lancar.

Awal musim hujan menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan sektor pertanian di Jawa Timur, khususnya di wilayah Madura.

Jika kondisi cuaca terus mendukung, para petani berharap produktivitas pertanian dapat meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Sumenep Kawal Panen Jagung, Wujud Dukungan terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Selain itu, ketersediaan pupuk dan dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga semangat para petani.

Dengan manajemen pertanian yang baik dan cuaca yang bersahabat, Sumenep berpotensi menjadi salah satu daerah penyuplai jagung terbesar di Jawa Timur pada musim tanam tahun 2025 ini.

Hujan yang turun mungkin tampak biasa bagi sebagian orang, namun bagi para petani seperti Suyanto dan warga Desa Langsar lainnya, turunnya hujan adalah simbol harapan dan kehidupan baru — sebuah awal yang membawa optimisme untuk hasil panen yang lebih melimpah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Berita Terbaru