Jadwal dan Jumlah Penerima KLJ 2025: Dana Rp300.000 Cair Setiap Akhir Bulan Lewat Bank DKI

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melanjutkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan warga lanjut usia (lansia) melalui program Kartu Lansia Jakarta (KLJ).

Program ini menjadi bagian penting dari upaya menekan angka kemiskinan dan memperkuat perlindungan sosial di ibu kota.

Pada tahun 2025, penyaluran KLJ dilakukan secara bersamaan dengan dua program lain, yaitu Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dan Kartu Anak Jakarta (KAJ).

Ketiga program tersebut dikelola langsung oleh Dinas Sosial DKI Jakarta sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan.

Jumlah Penerima KLJ November 2025

Berdasarkan data resmi Dinas Sosial DKI Jakarta, total penerima manfaat KLJ periode November 2025 mencapai 157.100 orang.

Jumlah ini mencerminkan besarnya komitmen Pemprov DKI dalam memberikan dukungan ekonomi bagi lansia yang sudah tidak lagi produktif.

Baca Juga :  Wonosalam Mantapkan Posisi sebagai Sentra Salak dan Hortikultura Unggulan Jombang

Setiap penerima KLJ mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, obat-obatan, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu lansia tetap mandiri dan sejahtera di masa tua.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta menuturkan bahwa KLJ bukan sekadar program bantuan uang tunai, tetapi juga bentuk penghormatan dan apresiasi bagi para lansia yang telah berkontribusi besar dalam membangun kota.

Sistem Pencairan Non-Tunai

Proses pencairan KLJ 2025 dilakukan secara non-tunai melalui rekening Bank DKI. Setiap penerima wajib memiliki rekening aktif atau mengakses bantuan melalui aplikasi JakOne Mobile.

Langkah ini bertujuan agar dana dapat tersalurkan dengan aman, efisien, dan transparan tanpa perantara pihak ketiga.

Baca Juga :  PLN UID Jawa Timur Dukung Swasembada Pangan Lewat Program Electrifying Agriculture

Biasanya, pencairan dilakukan setiap tanggal 25 atau menjelang akhir bulan. Namun, waktu pasti pencairan bisa sedikit bergeser menyesuaikan proses administrasi dan verifikasi data dari Dinas Sosial maupun pihak Bank DKI.

Dengan sistem digital ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor dinas untuk mengambil bantuan.

Semua dana otomatis masuk ke rekening penerima dan dapat langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kolaborasi Program Bantuan Sosial

Selain KLJ, Pemprov DKI Jakarta juga menyalurkan KPDJ bagi penyandang disabilitas dan KAJ bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera.

Ketiga program tersebut memiliki mekanisme yang sama, yaitu pencairan dana langsung ke rekening Bank DKI dengan nilai bantuan disesuaikan kelompok penerima.

Pemerintah daerah menilai bahwa sistem digitalisasi penyaluran bansos ini terbukti efektif dalam menekan potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kecepatan layanan.

Baca Juga :  Pemerintah Lanjutkan Program ATENSI 2025 untuk Anak Yatim Piatu, Prioritaskan Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Pendidikan

Setiap penerima dapat memantau saldo dan transaksi melalui aplikasi JakOne Mobile secara real time.

Harapan Pemerintah untuk Keberlanjutan KLJ

Melalui program KLJ, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kesejahteraan para lansia dapat terus meningkat.

Bantuan ini juga diharapkan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli terhadap warganya, terutama kelompok yang paling membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.

Selain bantuan finansial, Pemprov DKI juga terus memperkuat layanan sosial bagi lansia melalui pendampingan, kegiatan komunitas, serta peningkatan akses layanan kesehatan.

Dengan sinergi antara berbagai sektor, diharapkan lansia di Jakarta dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, sehat, dan bahagia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru