Program PKK Lamongan Dorong Peningkatan Gizi dan Ekonomi Keluarga Lewat Bantuan Ayam Petelur

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya meningkatkan gizi masyarakat dan memperkuat ekonomi keluarga terus dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyerahan bantuan 20 ekor ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan selama dua bulan kepada Panti Asuhan Ar-Rasyid, pada Senin (10 November 2025).

Program ini digagas sebagai bentuk kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta pihak swasta PT Japfa.

Melalui sinergi tersebut, bantuan serupa juga disalurkan ke berbagai penerima manfaat di 35 titik wilayah Lamongan, mencakup pondok pesantren, keluarga kurang mampu yang memiliki anak balita, serta sejumlah panti asuhan.

Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartikawati Yuhronur Efendi, menjelaskan bahwa bantuan ayam petelur ini bukan sekadar pemberian bantuan konsumtif.

Baca Juga :  Wisata Petik Melon di Lamongan, Alternatif Ngabuburit Menyenangkan Selama Ramadan

Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ganda, yakni peningkatan konsumsi protein hewani dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan beternak.

Menurut Anis Kartikawati, dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat memperoleh tambahan asupan gizi yang lebih baik, terutama bagi anak-anak balita yang rentan mengalami kekurangan gizi.

Ia menekankan pentingnya pemenuhan protein hewani sebagai langkah pencegahan stunting, yang hingga kini masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa program ini memiliki nilai edukatif karena mengajarkan penerima manfaat untuk mempraktikkan keterampilan beternak ayam petelur.

Dengan begitu, masyarakat tidak hanya memperoleh hasil telur untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat mengembangkan potensi usaha kecil yang berkelanjutan di masa depan.

Baca Juga :  Lamongan Tempo Dulu 2025 Resmi Ditutup: Perpaduan Nostalgia Budaya dan Penggerak Ekonomi UMKM

“Melalui kegiatan ini, kami ingin agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan keterampilan baru yang bisa dikembangkan. Harapannya, mereka mampu mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, terutama lembaga penerima manfaat.

Pengurus Panti Asuhan Ar-Rasyid menyampaikan apresiasi atas dukungan PKK Lamongan yang terus memperhatikan kebutuhan gizi anak-anak panti.

Bantuan ayam petelur ini diharapkan dapat menjadi sumber bahan pangan bergizi sekaligus media pembelajaran yang bermanfaat bagi anak-anak panti.

Selain itu, Baznas Kabupaten Lamongan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi dana zakat yang dikelola secara produktif.

Dengan menggandeng berbagai pihak, Baznas berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak sosial-ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Rincian Terbaru Nominal KJP Plus Oktober 2025: Dana Pendidikan dari Pemprov DKI untuk Semua Jenjang Sekolah

Pemerintah Kabupaten Lamongan menilai program ini selaras dengan visi besar daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga sosial, dan perusahaan, diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Melalui program bantuan ayam petelur ini, PKK Lamongan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemandirian ekonomi sejak dini.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan cara sederhana, tetapi memberikan hasil yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Lamongan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru