Batik Fashion Fair 2025 Surabaya: Pameran Fashion dan Batik Terbesar Jawa Timur Angkat Tema Fashion Beyond Trends

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kota Surabaya kembali menjadi pusat perhatian dunia fashion dan kerajinan nusantara melalui penyelenggaraan 9th Batik Fashion Fair 2025, sebuah pameran batik dan fashion terbesar di Jawa Timur.

Ajang prestisius ini digelar mulai 12 hingga 16 November 2025 di Exhibition Hall Grand City Surabaya, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dekranasda Jatim, KADIN Jatim, serta ASPERAPI Jatim.

Acara ini merupakan pameran penutup tahun yang diselenggarakan oleh PT Dayapromo Mitra Tama, perusahaan yang sebelumnya dikenal dengan nama PT Debindo Mitra Tama.

Melalui kegiatan ini, perusahaan tersebut kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kreatif, khususnya di bidang fashion, batik, dan kerajinan lokal.

Direktur Utama PT Dayapromo Mitra Tama, Dadan M., menyampaikan bahwa tahun ini pameran mengusung tema “Fashion Beyond Trends”, yang bermakna bahwa fashion tidak sekadar mengikuti tren sesaat, tetapi juga merupakan bentuk ekspresi dan identitas diri seseorang.

Baca Juga :  7 Peluang Usaha Kekinian di Surabaya yang Cocok untuk Pemula dan Modal Terjangkau

Menurutnya, setiap busana yang dikenakan dapat menjadi representasi karakter dan citra diri individu.

“Batik Fashion Fair 2025 menghadirkan lebih dari 150 stan yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi.

Produk yang ditampilkan mencakup batik, tenun, bordir, kebaya, busana muslim, hijab, aksesoris, sepatu, tas, hingga perhiasan,” jelas Dadan dalam keterangannya.

Ajang ini juga diikuti sejumlah brand ternama, antara lain HOP, Umbul Tirta, Oblek, Batik Mamauty, Miss Miniek, dan Zainal Songket Palembang.

Tidak hanya itu, berbagai pengrajin lokal seperti Batik Madura, Batik Surabaya, Batik Trenggalek, dan Tenun Tuban turut serta menampilkan karya terbaik mereka.

Dadan berharap, melalui kegiatan ini para pengrajin daerah bisa memperluas jaringan pemasaran dan menjalin kerja sama bisnis baru.

Baca Juga :  Surabaya Dorong Pemilahan Sampah Mandiri Para Pelaku Usaha untuk Kurangi Beban TPA Benowo

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga batik sebagai warisan budaya nasional yang patut terus dilestarikan dan dikembangkan.

Batik Fashion Fair 2025 juga mendapat dukungan dari berbagai asosiasi industri seperti APBJ, PERSADIR, PERABA, PERSANA, ETNURA, dan AHJ, serta sponsor dari brand ternama seperti Cheers, Jatayu, dan Revlon.

Selain pameran, rangkaian kegiatan menarik turut disiapkan untuk memeriahkan acara, mulai dari fashion show bertema “Fashion Beyond Trends”, kompetisi kebaya, lomba MC cilik, hingga kompetisi mewarnai untuk anak-anak dan dewasa.

Semua kegiatan ini dirancang untuk menggabungkan unsur hiburan dan edukasi dalam satu wadah yang inspiratif.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mengapresiasi ajang tersebut karena tidak hanya menampilkan karya fashion,

Baca Juga :  Job Fair Inklusif Jawa Timur 2025: Ribuan Lowongan Kerja Dibuka untuk Semua Kalangan

tetapi juga menghadirkan workshop dan talkshow inspiratif bagi pelaku UMKM dan pecinta mode.

Beberapa kegiatan unggulan yang ditampilkan antara lain Workshop Digital UMKM bertema “AI untuk Bisnis Fashion” serta Workshop Basic Perfumery yang digelar bersama Roman Studio.

Melalui sesi ini, pelaku usaha lokal diharapkan mampu beradaptasi dengan teknologi digital dan menciptakan inovasi baru di industri fashion.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas kreatif, Batik Fashion Fair 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran,

tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi kreatif Jawa Timur menuju era fashion yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar
Alasan Nama Dicoret dari Daftar Penerima PKD DKI Jakarta, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Berita Terbaru