Ekspektanica Carnival 2025: Festival Musik dan UMKM di Surabaya Dongkrak Ekonomi Kreatif

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 15 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Para pemuda kreatif yang tergabung dalam PT Ekis Muda Berkarya kembali menghadirkan ajang spektakuler bertajuk Ekspektanica Carnival 2025.

Kegiatan ini resmi berlangsung pada 12–20 Juli di Surabaya Expo Center (SEC), salah satu area milik Pemerintah Kota Surabaya.

Gelaran tahunan tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi yang diyakini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui paduan konser musik, bazar UMKM, dan konsep hiburan tematik.

Jumlah tenant yang berpartisipasi pun terbilang signifikan, mencapai 120 UMKM dari berbagai sektor.

CEO PT Ekis Muda Berkarya, Yashafi Yan Arsalal, menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya memandang penyelenggaraan event tidak hanya sebatas sarana hiburan, melainkan turut menjadi roda penggerak perekonomian rakyat.

Menurutnya, berbagai kalangan ikut terlibat di dalamnya, mulai pelaku usaha kecil, pekerja kreatif, hingga warga sekitar lokasi acara.

Baca Juga :  100 Hari Kerja Bupati Lamongan: Swasembada Pangan dan Infrastruktur Jadi Sorotan Utama

Atas dasar itu, penyelenggara memutuskan memperluas skala kegiatan dan menghadirkan Ekspektanica Carnival dalam durasi sembilan hari penuh.

Acara tersebut bukan hanya sekadar bazar UMKM yang memamerkan aneka produk lokal, namun juga dilengkapi konser musik yang menjadi magnet utama bagi pengunjung.

Deretan musisi ternama dijadwalkan tampil di panggung utama, antara lain Iwan Fals, Tulus, Dewa 19, JKT48, Endank Soekamti, Reality Club, Yovie & Nuno, Peewee Gaskin, Shaggydog, Vierratale, Last Child, JRocks, Jordy RYZ, dan Guyon Waton.

Penyelenggara menjelaskan bahwa area bazar dan zona hiburan bisa diakses gratis oleh pengunjung.

Namun, untuk memasuki area konser, pengunjung diwajibkan membeli tiket. Sampai pertengahan Juli, data penjualan tiket mencatat hampir 100 ribu lembar terjual dengan peningkatan signifikan pada akhir pekan.

Baca Juga :  Pemerintah Salurkan Bantuan Beras 10 Kg dan Minyak 2 Liter untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Demi menjaga kenyamanan, panitia menetapkan kapasitas maksimal 30–40 ribu pengunjung per hari.

Tema carnival sengaja dipilih untuk menghadirkan suasana nostalgia serta memupuk kebersamaan masyarakat.

Yashafi menuturkan bahwa penyelenggaraan tahun ini sudah menjadi kali ketiga Ekspektanica Carnival diadakan dan merupakan tahun kedua yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surabaya.

Ia merasa bersyukur karena pihaknya memperoleh kesempatan menggunakan venue SEC untuk memfasilitasi ribuan pengunjung.

Guna memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan, panitia membagi area menjadi beberapa zona, di antaranya zona kuliner, zona bazar UMKM, dan zona festival.

Hampir 200 orang panitia diterjunkan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta responsif terhadap kebutuhan pengunjung.

Baca Juga :  KPPN Surabaya II Dorong Percepatan Penyerapan Anggaran Menjelang Akhir Tahun 2025

Penyelenggara pun menyebutkan bahwa pihaknya selalu terbuka dengan masukan dan kritik masyarakat untuk meningkatkan kualitas event di masa mendatang.

Ekspektanica Carnival 2025 turut mendapatkan dukungan dari sejumlah sponsor yang memberikan undian berhadiah menarik.

Beberapa hadiah utama antara lain paket umrah, sepeda motor, serta merchandise eksklusif dari tenant UMKM peserta bazar.

Penyelenggara menegaskan bahwa meskipun sebagian area acara bersifat gratis, kualitas pelaksanaan tetap dijaga secara profesional.

Pada penutupan sambutan, panitia berharap gelaran semacam ini bisa menjadi agenda rutin tahunan di Surabaya, sehingga membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

Mereka juga optimistis langkah kecil tersebut mampu memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Kota Pahlawan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru