Pesona Pasar Kebbun Saroka: Wisata Kuliner Tradisional Madura yang Selalu Ramai Setiap Minggu

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 7 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pasar Kebbun yang berlokasi di Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, kini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner paling favorit di Pulau Madura.

Setiap hari Minggu, kawasan pasar ini dipadati pengunjung yang ingin menikmati suasana tradisional dan mencicipi beragam kuliner otentik khas masyarakat Madura.

Kehadiran pasar ini bukan hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga ruang untuk menampilkan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga hingga sekarang.

Mengusung konsep pasar tradisional bernuansa tempo dulu, Pasar Kebbun menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Lapak-lapak yang dibangun secara sederhana memberikan kesan alami dan menyatu dengan lingkungan pedesaan.

Di sepanjang jalan pasar, para pengunjung dapat menemukan berbagai hidangan khas Madura yang jarang ditemui di daerah lain.

Baca Juga :  Ribuan Gen Z dan Milenial Serbu Job Fair Mojokerto 2025, Ini Target dan Harapan Penyelenggara

Beberapa kuliner yang banyak diburu di antaranya Kocor Kuah, Lontong Sate, Cendol tradisional, Katemel, Lanon, Geddeng Kolop, hingga Pattola yang menjadi primadona para pecinta makanan tradisional.

Deky, salah satu wisatawan yang datang bersama keluarganya, menuturkan bahwa Pasar Kebbun bukan hanya sekadar pusat kuliner, tetapi juga wadah pelestarian budaya masyarakat Madura.

Selain mencicipi makanan, pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan seni tradisional, seperti musik lokal, tarian khas Madura, hingga penampilan komunitas budaya setempat.

Menurutnya, suasana yang dihadirkan mampu membawa pengunjung seolah kembali ke masa lalu, menikmati kehidupan masyarakat pedesaan yang sederhana namun hangat.

Tidak hanya itu, daya tarik lain yang membuat Pasar Kebbun semakin unik adalah sistem transaksinya.

Baca Juga :  Pemerintah Salurkan Bantuan Beras 10 Kg dan Minyak 2 Liter untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Para pengunjung harus menukarkan uang mereka dengan koin khusus sebelum berbelanja.

Mekanisme ini memberi pengalaman yang berbeda dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak yang bisa merasakan sensasi “berbelanja ala pasar tradisional zaman dulu.”

Sistem koin ini sekaligus menjadi ciri khas yang tidak dimiliki oleh banyak pasar wisata lainnya.

Selain kuliner dan budaya, pengunjung juga dapat menikmati panorama alam sekitar.

Banyak wisatawan memanfaatkan kesempatan untuk menyewa perahu kecil dan berkeliling sungai atau area perairan dekat pasar.

Pemandangan alam yang masih asri menjadikan pengalaman wisata semakin lengkap, baik bagi keluarga, pasangan, maupun rombongan komunitas.

Deky juga menambahkan bahwa hadirnya Pasar Kebbun memberi warna baru bagi sektor pariwisata Sumenep.

Baca Juga :  Cukup Pakai KTP! Begini Cara Cek Nama Penerima BLT Oktober 2025 Secara Online

Dengan konsep yang khas dan penuh nilai budaya, pasar ini memperkaya pilihan destinasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan edukasi tentang tradisi masyarakat Madura.

Wisatawan tidak hanya pulang dengan perut kenyang, tetapi juga pemahaman lebih dalam tentang kearifan lokal.

Bagi siapa pun yang ingin merasakan suasana desa yang otentik sambil menikmati kuliner khas Madura, Pasar Kebbun menjadi salah satu tempat yang layak masuk daftar kunjungan.

Setiap Minggu, pasar ini selalu siap menyambut ribuan pengunjung yang ingin menikmati pengalaman wisata kuliner sekaligus memahami budaya Madura secara lebih dekat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru