Program PAJU Dorong BUMDes Pasongsongan Jadi Inkubator Bisnis Berbasis Potensi Lokal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 9 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kecamatan Pasongsongan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui Program Akselerasi Jaringan Usaha (PAJU).

Program ini dirancang untuk menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai ruang inkubasi bisnis yang mampu melahirkan unit-unit usaha baru dari potensi lokal.

Dengan konsep laboratory and learn, PAJU tidak hanya difokuskan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa secara menyeluruh.

Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, menyampaikan bahwa penguatan BUMDes dianggap sebagai strategi penting dalam menciptakan lapangan kerja dan memperluas akses ekonomi bagi warga desa.

Ia menjelaskan bahwa program ini juga disusun untuk mempersiapkan masyarakat agar memiliki kemampuan teknis maupun manajerial yang memadai, sehingga mampu mengelola usaha desa secara profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga :  BUMDes Pasongsongan Belajar ke Yogyakarta dan Jateng: Dorong Inovasi Usaha Desa dan Pertanian Terpadu

Ia menegaskan bahwa desa akan dapat berdikari secara ekonomi apabila mampu memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki tanpa terus bergantung pada bantuan luar.

Hal inilah yang menjadi fokus utama dari pelaksanaan PAJU.

Di bawah Program PAJU, berbagai unit usaha baru telah berkembang di sejumlah desa.

Beragam layanan mulai dari Pertashop, Internet Desa, agen perbankan, dan layanan pembayaran digital telah beroperasi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Selain sektor layanan, potensi lain seperti pertanian, perikanan, peternakan, serta produk-produk olahan berbasis UMKM juga menunjukkan perkembangan signifikan.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah Pertashop Desa Campaka, yang berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian BUMN sebagai BUMDes pengelola Pertashop terbaik.

Baca Juga :  Membangun Dana Darurat Bisnis: Langkah Penting untuk Ketahanan UMKM

Program Internet Desa juga menjadi salah satu wujud nyata keberhasilan PAJU, terutama bagi daerah yang sebelumnya berada dalam kondisi blank spot internet.

Kini, ribuan warga yang tersebar di wilayah pegunungan dapat menikmati akses internet dengan kualitas yang jauh lebih baik.

Jumlah pengguna layanan ini bahkan telah melampaui 1.000 pelanggan, menunjukkan kebutuhan dan antusiasme masyarakat terhadap kemudahan akses digital.

Untuk memperkuat fondasi BUMDes, Program PAJU juga dilengkapi dengan berbagai langkah strategis.

Di antaranya adalah proses restrukturisasi pengurus BUMDes, penataan legalitas badan usaha, pemetaan potensi lokal, serta pembentukan Forum BUMDes sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus sarana evaluasi rutin.

Selain itu, dilakukan pula pelatihan manajemen keuangan agar pengurus BUMDes dapat bekerja dengan lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Ulum, Penggerak UMKM Desa Ngenep yang Angkat Potensi Singkong Lokal

Tidak berhenti di situ, kolaborasi antara BUMDes dan PKK melalui UP2K turut dikembangkan untuk memperluas jangkauan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Produk-produk unggulan desa juga diperkenalkan melalui berbagai kegiatan expo dan diperkuat dengan dukungan peralatan pengolahan yang disediakan melalui APBDes.

Fasilitas perizinan usaha pun dimudahkan melalui Mall Pelayanan Publik (MPP), sehingga proses formalitas usaha dapat berlangsung lebih cepat.

Untuk tahun mendatang, pemerintah kecamatan merencanakan program lanjutan berupa pelatihan pengemasan, pemasaran digital melalui e-commerce, pemasaran berbasis komunitas, serta penguatan rumah kemasan melalui BUMDes Bersama (BUMDesma).

Langkah-langkah ini diproyeksikan menjadi pendorong kuat bagi peningkatan daya saing produk lokal dan pertumbuhan ekonomi desa yang lebih merata.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru