Surabaya Raih Kota Terinovatif Nasional IGA 2025, Inovasi Terbukti Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 13 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Kota Surabaya kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

Berkat deretan inovasi yang lahir dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Surabaya berhasil meraih predikat sebagai kota terinovatif nasional dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa inovasi kebijakan dan partisipasi publik mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak dapat dilepaskan dari semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, berbagai penghargaan yang diraih sepanjang satu tahun terakhir merupakan hasil kerja bersama, bukan semata keberhasilan pemerintah kota.

Baca Juga :  Besaran Bantuan BPNT Tahap 4 Tahun 2025: Ini Total Dana yang Diterima KPM

Irvan menjelaskan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama Surabaya dalam melahirkan inovasi.

Warga, komunitas, dunia pendidikan, hingga perguruan tinggi ikut terlibat aktif dalam menciptakan solusi atas berbagai persoalan kota.

Kontribusi kolektif inilah yang akhirnya mengantarkan Surabaya memperoleh pengakuan dari pemerintah pusat, bahkan hingga tingkat internasional.

Pada puncak perhelatan IGA 2025 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Surabaya tidak hanya dinobatkan sebagai kota terinovatif.

Kota Pahlawan juga menerima penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan sebaran inovasi urusan pemerintahan konkuren terbanyak di Indonesia.

Penghargaan tersebut semakin menegaskan posisi Surabaya sebagai daerah dengan ekosistem inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, Surabaya mencatat total 1.214 inovasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 355 inovasi berasal langsung dari Pemerintah Kota Surabaya, sementara sisanya dihasilkan oleh masyarakat, perguruan tinggi, SMA dan SMK, serta berbagai komunitas.

Baca Juga :  KPPN Surabaya II Dorong Percepatan Penyerapan Anggaran Menjelang Akhir Tahun 2025

Jumlah ini menjadi yang terbanyak dibandingkan daerah lain di seluruh Indonesia.

Irvan menuturkan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh sektor-sektor strategis seperti pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, sosial, dan penanggulangan kemiskinan.

Dampak nyata dari inovasi tersebut tercermin pada berbagai indikator makro pembangunan kota.

Data menunjukkan bahwa angka kemiskinan di Surabaya berhasil ditekan secara signifikan, dari 5,23 persen menjadi 3,56 persen.

Tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan tajam, dari sebelumnya 9,68 persen menjadi 4,84 persen.

Sementara itu, ketimpangan pendapatan yang diukur melalui Gini Rasio turut membaik, dari 0,423 menjadi 0,381.

Menurut Irvan, perbaikan indikator-indikator tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang dijalankan tidak berhenti pada konsep, melainkan benar-benar memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Surabaya dan Blitar Siapkan Kerjasama Strategis di Bidang Pemerintahan dan Pariwisata

Ke depan, Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya inovasi baru dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan kota yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Berita Terbaru